Permudah Pemutakhiran Dan Pembaruan Data Pemilih, KPU Luncurkan SIDAB

KBRN, Magetan: Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Magetan meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Data Pemilih Berkelanjutan (SIDAB), sebuah aplikasi daring yang dipersiapkan untuk menghadapi pemilu 2024. Peluncuran dilakukan di aula Jalak Lawu KPU Magetan, Selasa (19/10/2021).

SIDAB merupakan sebuah aplikasi berbasis web, diciptakan untuk memudahkan baik petugas input dalam hal ini admin desa/kelurahan, KPU maupun masyarakat dalam memantau data pemilih berkelanjutan. SIDAB menjadi wadah pemuthakiran dan pembaruan data pemilih yang akan menjadi isu penting jelang dan saat Pemilihan Umum serentak.

Ketua KPU Magetan, Fahrudin mengungkapkan Data Pemilih Berkelanjutan ini bisa diakses kapanpun dan dimanapun dengan adanya jaringan internet dan intranet. SIDAB juga mampu memberikan informasi yang real time kepada pemilih, serta mempermudah Pelayanan Desa/Kelurahan dalam melaporkan pergerakan data penduduk bagi masyarakat yang sudah mempunyai hak pilih secara berkala.

“Aplikasi ini untuk mengetahui pergerakan data pemilih. Pertama, misalkan ada mutasi pemilih orang yang pindah pilih baik keluar ataupun masuk Magetan. Kemudian data orang meninggal berarti hak pilihnya tidak ada disitu akan diketahui juga. Yang ke-3 adalah data pemilih pemula berarti orang-orang yang baru memiliki hak pilih. Sistemnya sederhana sekali, di tingkat desa operatornya juga dari desa. Bisa juga melakukan cek secara pribadi,apakah sudah masuk di dalam daftar pemilih atau belum hanya dengan memasukkan NIK di sidab.id,” kata pria yang akrab disapa Dino ini.

Baca Juga: Kledokan Jadi Percontohan SIDAB, Bupati: Cara Pikir KPU Magetan Sangat Strategis

Hanya dengan mengakses sidab.id melalui smartphone atau PC seluruh pihak dapat mengecek data pemilih dengan memasukkan NIK pemilih. Bahkan jika belum terdaftar sebagai pemilih, yang bersangkutan bisa mendaftarkan diri sebagai pemilih baru dan melakukan pembaruan data.

Strategi penyebarluasan penggunaan aplikasi sidab.id dilakukan dengan menerapkannya terlebih dahulu di desa percontohan. Desa kledokan dipilih menjadi pilot project dan akan dievaluasi dalam 3 bulan kedepan bertepatan dengan rakor rutin.

“KPU setiap bulan berkewajiban melaksanakan pemutakhiran data dimana rakor nya dengan beberapa stakeholder, Bawaslu dan dinas setiap 3 bulan sekali dari data tersebut akan dimutakhirkan. Melalui aplikasi ini bisa diketahui secara dini, pemilu kita kan 2024 sedini mungkin akan terdeteksi dari sekarang,” pungkasnya.

Acara launching SIDAB ini dihadiri oleh Bupati Magetan Suprawoto, anggota KPU Provinsi Jawa Timur Nurul Amalia, sekretaris KPU Provinsi Jawa Timur Nanik Karsini, Bawaslu Kabupaten Magetan, Dinas Kominfo Kabupaten Magetan, Dinas Dukcapil Kabupaten, Dinas/instansi terkait dan camat se-Kabupaten Magetan. Turut hadir pula kepala Desa Kledokan yang menandatangani perjanjian kerjasama dengan KPU Kabupaten Magetan untuk penerapan SIDAB di desa Kledokan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00