FOKUS: #IBADAH HAJI

166 CJH Kota Madiun Tahun Ini Gagal Berangkat

KBRN, Madiun : Keberangkatan 166 calon jamaah haji (CJH) asal Kota Madiun tahun ini ditangguhkan. Ini menyusul adanya Keputusan Menteri Agama RI No.494/2020 tentang Pembatalan Keberangkatan Jamaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 2020.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Madiun, Ahmad Munir mengatakan, pembatalan keberangkatan CJH tahun ini salah satunya karena Pemerintah Arab Saudi hingga Senin (1/6/2020) belum membuka akses layanan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2020 akibat wabah covid-19. Sehingga pemerintah tidak memiliki waktu yang cukup untuk melakukan persiapan dan pelaksanaan pembinaan, pelayanan dan perlindungan bagi jamaah haji secara aman, nyaman, tertib dan sesuai dengan ketentuan syariat.

Munir menyatakan, jamaah haji reguler dan khusus yang telah melunasi biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) pada penyelenggaraan haji tahun ini secara otomatis akan diberangkatkan tahun 2021. Sedangkan jamaah haji yang seharusnya berangkat di tahun 2021, terpaksa mundur di tahun 2022, begitu seterusnya.

“Intinya itu calon jamaah haji Indonesia tahun 2020 ini tidak diberangkatkan dalam arti tahun depan langsung bisa berangkat tanpa mengurus ulang. Kecuali kalau mereka itu membatalkan diri,” ungkap Munir kepada RRI, Selasa (2/6/2020).

Munir menjelaskan, bagi jamaah haji yang ingin membatalkan diri dapat mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasan Bipih secara tertulis kepada Kemenag kabupaten/kota  dengan menyertakan bukti asli setoran lunas Bipih yang dikeluarkan oleh Bank Penerima Setoran (BPS) Bipih. Kemudian menyertakan fotokopi buku tabungan yang masih aktif atas nama jamaah haji dan memperlihatkan aslinya kepada petugas. Fotokopi KTP dan memperlihatkan aslinya serta nomor telpon yang dihubungi.

Apabila jamaah haji yang bersangkutan meninggal dunia, nomor porsinya dapat dilimpahkan kepada suami, istri, ayah, ibu, anak kandung, atau saudara kandung yang ditunjuk dan/atau disepakati secara tertulis oleh keluarga dan menjadi jamaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2021 selama kuota haji Indonesia masih tersedia. Seperti diketahui, hingga saat ini daftar tunggu haji atau waiting list di Kemenag Kota Madiun mencapai 4.720 orang. Mereka rata-rata telah mendaftar sejak akhir 2011 hingga akhir tahun 2019 lalu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00