Berjanji Kooperatif dan Tak Mengulangi Perbuatannya, Bambang TW Jalani Tahanan Kota

KBRM, Ponorogo : Kejaksaan Negeri Ponorogo untuk sementara menetapkan tersangka, kasus pelanggaan UU ITE Bambang Tri Wahoono sebagai tahanan kota pasca pelimpahaan berkas dan tersangka oleh kejati pada kamis (20/01/2022) lalu sambil menunggu proses pelimpahan berkas ke Pengandilan Negeri Ponorogo.

Penetapan tersangka  Bambang  TW yang pernah menjadi calon wakil Bupati Ponorogo pada Pilbub 2020 lalu itu sebagai tahanan kota dilakukan oleh Tim  JPU yang terdiri dari  2 Jaksa dari Kejati Jawa Timur  dan 4  Jaksa dari Kejari Ponorogo melalui beberapa pertimbangan. Diantaranya, tersangka sejauh ini cukup kooperatif, seperti tidak melarikan diri, tidak menghilangkan barang bukti dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya lagi. Hal tersebut disampaikan Kajari Ponorogo Rindang Onasis

“Saat ini tim JPU masih melakukan pemeriksaan berkas untuk kemudian dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Ponorogo guna disidangkan,” kata Rindang Oasis, Jumat (28/1/2022).

Rindang Onasis menjelaskan tersangka Bambang Tri Wahono ini oleh  penyidik  Polda Jatim dijerat   UU ITE dengan pasal 27 dengan ancaman pidana 6 tahun penjara dan denda satu milyar rupiah. Sementara ini sambil menunggu proses pelimpahan  berkas ke pengadilan dan persidangan maka ditetapkan sebagai tahanan kota.

“Soal dia kooperatif atau tidak tersangka kan sudah berjanji” jelasnya.

Sebagaimana diketahui mantan kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah(DPPKAD) Kabupaten Ponorogo yang juga mantan Calon Wakil Bupati Ponorogo pada Pilkada 2020 ditetapkan sebagai tersangka Polda Jatim.

Penetapan tersangka kepada Bambang Tri Wahono atas kasus pelanggaran UU IT dan perzinahan dengan istri anggota polisi dengan pelapor WP yang seorang anggota polisi dari Polres Ponorogo.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar