Ini Indikator Koperasi Sehat

KBRN, Ngawi : Untuk menilai kesehatan koperasi dalam menjalankan usahanya, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DinkopUKM) Kabupaten Ngawi melakukan monitoring dan pengawasan terhadap operasional koperasi. Tercatat, ada sebanyak 773 koperasi berbagai jenis yang aktif operasional di wilayah Kabupaten Ngawi.

Kabid Koperasi Dinkop UKM Kabupaten Ngawi Mashudi menyampaikan pengawasan koperasi dilakukan dengan menerjunkan tim khusus. Tim akan memeriksa  sejumlah daftar dokumen sesuai cek list yang ditentukan untuk menilai kesehatan koperasi.

“Ada tiga kegiatan untuk melihat koperasi, yang pertama rapat anggota tahunan, yang kedua penilaian kesehatan, dari laporan itu kita bisa melihat status koperasi sehat atau tidak sehat,kemudian ada sekarang pengawasan, jadi pengawasan itu diperuntukkan untuk koperasi simpan pinjam, yang memang namanya koperasi simpan pinjam“kata Mashudi.

Mashudi menyampaikan sejauh ini pengawasan koperasi khususnya koperasi simpan pinjam hanya dilakukan oleh pengawas yang ditunjuk sesuai kepengurusan belum diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebab nominal keuangan dibawah lima milyar rupiah. (Mk/Sof)

Foto/ilustrasi : google/net dok. idxchannel

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar