FOKUS: #PPKM MIKRO

Bantuan Usaha 5,4 Milyar Untuk PKL dan Warung di Ponorogo Disalurkan

KBRN, Ponorogo : Pemerintah pusat melalui Mabes TNI sedang menyalurkan Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi ditengah melandainnya kasus Covid-19 di Indonesia saat ini.

Di kabupaten Ponorogo penyluran program BTPLKW disalurkan oleh Kodim 0802 Ponorogo. Kodim 0802 Ponorogo memberlakukan pencairan secara bertahap selama 5 hari.  Karena jumlah pedagang kaki lima dan pemilik warung di kabupaten Ponorogo kecamatan terdapat 4.500 orang mendapatkan bantaun tunai tersebut yang tersebar di 21 kecamatan.

“Total dana bantuannya adalah Rp. 5,4 miliar dengan  jumlah penerimanya untuk Ponorogo  4500 orang. Maka kita jadwalkan pencairannya dilakukan sampai 5 hari kedepan dengan perharinya melayani 500 orang.  Ini kita lakukan agar protokol kesehatan tetap terjaga dan kemanan dana  karean pencairannya dalam bentuk tunai,“ kata Dandim 0802 Ponorogo Letkol Infantri Muhammad Radhi Rashin, Kamis (19/10/2021) .

Letkol Infantri Muhammad Radhi Rashin  juga menjelaskan TNI bekerjasama dengan Dinas Perdagkum dan Dinas Sosial untuk pendataannya terutama belanja data awal. Kemudian data ini dilakukan verifikasi lapangan oleh para Babinsa untuk mengecek kebenaran, keadaan dan untuk menghindari data ganda, sehingga tepat guna dan tepat sasaran.

“Para Babinsa turun untuk mengecek di lapangan secara riil kemudian kita laporkan ke satuan atas sehingga bantuan tepat guna dan tidak salah sasaran. Selain itu Mabes TNI juga membuat aplikasi untuk mengantisipasi data ganda dan jika ada kelebihan, “jelas Dandim. 

Salah satu penerima manfaat, Boirah  pedagang nasi pecel  warga Rt 1/rw1 Dusun Daplang Desa Poko Kecamatan Jambon mengaku senang dan mengucapkan terimakasih kepada pemerintah dan TNI sudah memperhatikan nasibnya  yang terpuruk karena pandemi Covid-19.

Boirah menuturkan selama ini dirinya belum pernah menerima bantuan apapun dari pemerintah . Dan baru mendapatkan bantuan melalui Kodim  0802 Ponorogo sebesar Rp. 1,2 juta tersebut.

“Saya belum pernah dapat bantuan apapun. Terimakasih saya ucapkan pada pemerintah dan pak tentara. Bantuan ini akan saya gunakan untuk menambah modal dagangan saya berjualan nasi pecel setiap pagi, “ucapanya penuh rasa kebahagiaan.

Bantuan Usaha 5,4 Milyar Untuk PKL dan Warung di Ponorogo Disalurkan

KBRN, Ponorogo : Pemerintah pusat melalui Mabes TNI sedang menyalurkan Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi ditengah melandainnya kasus Covid-19 di Indonesia saat ini.

Di kabupaten Ponorogo penyluran program BTPLKW disalurkan oleh Kodim 0802 Ponorogo. Kodim 0802 Ponorogo memberlakukan pencairan secara bertahap selama 5 hari.  Karena jumlah pedagang kaki lima dan pemilik warung di kabupaten Ponorogo kecamatan terdapat 4.500 orang mendapatkan bantaun tunai tersebut yang tersebar di 21 kecamatan.

“Total dana bantuannya adalah Rp. 5,4 miliar dengan  jumlah penerimanya untuk Ponorogo  4500 orang. Maka kita jadwalkan pencairannya dilakukan sampai 5 hari kedepan dengan perharinya melayani 500 orang.  Ini kita lakukan agar protokol kesehatan tetap terjaga dan kemanan dana  karean pencairannya dalam bentuk tunai,“ kata Dandim 0802 Ponorogo Letkol Infantri Muhammad Radhi Rashin, Kamis (19/10/2021) .

Letkol Infantri Muhammad Radhi Rashin  juga menjelaskan TNI bekerjasama dengan Dinas Perdagkum dan Dinas Sosial untuk pendataannya terutama belanja data awal. Kemudian data ini dilakukan verifikasi lapangan oleh para Babinsa untuk mengecek kebenaran, keadaan dan untuk menghindari data ganda, sehingga tepat guna dan tepat sasaran.

“Para Babinsa turun untuk mengecek di lapangan secara riil kemudian kita laporkan ke satuan atas sehingga bantuan tepat guna dan tidak salah sasaran. Selain itu Mabes TNI juga membuat aplikasi untuk mengantisipasi data ganda dan jika ada kelebihan, “jelas Dandim. 

Salah satu penerima manfaat, Boirah  pedagang nasi pecel  warga Rt 1/rw1 Dusun Daplang Desa Poko Kecamatan Jambon mengaku senang dan mengucapkan terimakasih kepada pemerintah dan TNI sudah memperhatikan nasibnya  yang terpuruk karena pandemi Covid-19.

Boirah menuturkan selama ini dirinya belum pernah menerima bantuan apapun dari pemerintah . Dan baru mendapatkan bantuan melalui Kodim  0802 Ponorogo sebesar Rp. 1,2 juta tersebut.

“Saya belum pernah dapat bantuan apapun. Terimakasih saya ucapkan pada pemerintah dan pak tentara. Bantuan ini akan saya gunakan untuk menambah modal dagangan saya berjualan nasi pecel setiap pagi, “ucapanya penuh rasa kebahagiaan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00