Terpangkas 60 Milyar, Proyek Infrastruktur di Ponorogo Tetap Jalan

KBRN, Ponorogo : Banyaknya anggaran yang tersedot untuk penananganan Covid-19 selama hampir dua tahun berjalan ini, membuat sejumlah pos anggaran pada sejumlah Kementerian atau Dinas menjadi terpangkas.

Diantara pos yang paling banyak mendapat pemangkasan anggaran adalah sektor Infrastruktur. Seperti halnya pos anggaran di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Ponorogo.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat PUPR Ponorogo Jamus Kunto mengatakan dari anggaran yang seharusnya sebesar Rp. 250 Milyar harus mendapat pengurangan Sebesar Rp. 60 Milyar.

Untuk itu Jamus mengatakan bulan Juni ini baru dapat melakukan launching lelang karena masih terdapat kendala seperti halnya perubahan anggaran, penjabaran dan sebagainya termasuk diantaranya karena refocusing. Namun pihaknya menjamin sejumlah proyek infrastruktur tetap bisa berjalan terutama jalan dan drainase.

“Mengapa baru sekarang karena memang kemarin kan ada beberapa kali kendala dan perubahan-perubahan. Dari sisi anggaran sendiri ada perubahan untuk refocusing,  ada perubahan penjabaran dan lain sebagainya, sehingga baru fix,” terang Jamus, Selasa (8/6/2021).

Jamus Kunto menambahkan untuk proyek infrastruktur jalan dan drainase.  Dimana hal itu akan menyesuaikan prioritas tingkat kerusakan di Lapangan yang dilakukan berdasar pemetaan dan klasifikisasi. Dengan menyesuaikan kondisi di lapangan seperti status jalan dan lintas harian rata-rata (LHR) atau tingkat keramaian dan mobilitas masyarakat.

“Berkurangnya sekitar 60 miliar ya sebelumnya sekitar 250-an.  Berkurang itu digunakan untuk refocusing, untuk sisanya ya ke jalan sama drainase dan kita telah ring mana saja berdasar prioritas kerusakan dan status jalan” pungkasnya.  

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00