Pasca MoU GDTC, Bupati Sugiri : PD. Sari Gunung Tidak Lagi Jadi Lokasi Buangan ASN

KBRN, Ponorogo  :  Penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Ponorogo dengan Group of Development Technologies and Construction Companies (GDTC) Internasional pada, Sabtu (29/05/2021) lalu menjadi babak baru salah satu perusahaan daerah di Ponorogo yakni PD. Sari Gunung. 

Perusahaan Daerah (PD) Sari Gunung  yang dulu hanya mengelola tambang batu gamping dan saat ini kondisinya antara hidup dan mati dengan adannya MOU dengan GDTC Internasional diharapkan mampu dibangkitkan lagi. 

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menyampaikan dengan adanya kerjasama bisnis to bisnis tersebut jajaran direksi PD sari gunung  diminta harus lebih cerdas dan lebih professional lagi. Karena akan mengelola beberapa usaha pemerintah hasil kerja sama dengan GDTC. Diantarannya  pembangunan pabrik porang dan pembangunan pabrik pupuk  yang mendorong peningkatan produkstivitas pertanian untuk mengatasi masalah pupuk yang selama ini selalu di keluhkan oleh petani.

“Makanya,  PD. Sari Gunung yang hari ini menjadi buangan ASN yang tidak produktif, yang agak mbeling atau nakal sebentar lagi akan menjadi idola karena mengelola banyak usaha. Sehingga tentu harus hijrah menuju ke profesional dan harus cerdas,”terang Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Selasa (1/6/2021).

Sugiri juga yakin kedepan Perusahan Daerah (PD) Sari Gunung akan menjadi perusahaan bonafide yang dapat dibanggakan dan menjadi idaman masyarakat Ponorogo karena akan menjadi jujugan SDM professional.

“Tidak akan menjadi lokasi buangan para ASN yang tidak produktif namun akan menjadi pioneer ekonomi di Ponorogo,” tandas Sugiri.

Sebagaimana diketahui sebelumnya Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko bersama Wakil bupati Lisdyarita  didampingi pimpinan Forum Komunikasi Pimpindan Daerah (Forkopimda) menerima kunjungan Group of Development Technologies and Construction Companies (GDTC) Maroko, Sabtu (29/5/2021) lalu, bertempat di Pringitan Rumah Dinas Bupati Komplek Pendopo Kabupaten Ponorogo.  

Kegiatan ini membahas kerjasama percepatan pembangunan perekonomian di Kabupaten Ponorogo. Diantaranya pembangunan sektor pertanian, pariwisata dan infrastruktur. Untuk sektor pertanian, pembangunan akan dilakukan dengan mengembangkan pertanian terintegrasi, pembangunan pabrik pupuk organik dan pembangunan pabrik porang.  Untuk Pariwisata akan dilakukan pengembangan kawasan wisata telaga Ngebel, pembangunan museum dan monumen Reyog di kecamatan Sampung.

Sugiri menekankan MOU itu menjadi penting karena akan menjadi catatan sejarah baru bagi Kabupaten Ponorogo. Karena  telah berhasil menjalin kerjsama sesuai yang diajukan pemkab Ponorogo guna membiayai sejumlah rencana besarnya untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Ponorogo.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00