Tindaklanjuti MoU, Chairman GDTC Internasional Kunjungi Telaga Ngebel

KBRN, Ponorogo : Chairman Group of Development Technologies and Contruction Companies (GDTC) His Excellency the Honorable (HEH) Sharif Moulay Sidi Ahmad Bin Zuhair Bin Mohammad Bin Jaber Al Natour Bersama Rombongan didampingi Forkopimda Ponorogo melaksanakan Kunjungan di Objek Wisata Telaga Ngebel, Minggu (30/05/2021).

Kunjungan ini dalam rangka meninjau lokasi Wisata Telaga Ngebel Serta menindaklanjuti Penandatangan MOU Sabtu (29/5/2021) dengan Forkopimda Ponorogo, dalam hal percepatan pembangunan khususnya di sektor Wisata Ponorogo. 

Dengan adanya Kegiatan Kunjungan GDTC Maroko di Wisata Telaga Ngebel, PolresPonorogo melaksanakan Pengawalan dan Pengamanan jalur khususnya Satlantas Polres Ponorogo dan Polsek Ngebel. 

Kunjungan tersebut mendapat pengawalan ketat dari Kepolisian Resor Ponorogo.

“Kegiatan Pengawalan dan pengamanan ini agar pelaksanaan kegiatan berjalan aman, tertib dan terkendali” Ujar Kasat Lantas Ponorogo AKP Indra Budi Wibowo.

Dalam kunjunganya di wisata Telaga Ngebel, Delegasi Maroko Chairman GDTC HEH Sharif Moulay Sido Ahmad Bin Zuhair Bin Mohammad Bin Jaber Al Natour yang di dampingi Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko langsung menuju ke dermaga Telaga Ngebel untuk melihat obyek wisata yang ada.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko bersama Wakil bupati Lisdyarita  didampingi pimpinan Forum Komunikasi Pimpindan Daerah (Forkopimda) menerima kunjungan Group of Development Technologies and Construction Companies (GDTC) Maroko, Sabtu (29/5/2021) kemarin, bertempat di Pringitan Rumah Dinas Bupati Komplek Pendopo Kabupaten Ponorogo.  

Kegiatan ini membahas kerjasama percepatan pembangunan perekonomian di Kabupaten Ponorogo. Diantaranya pembangunan sektor pertanian, pariwisata dan infrastruktur. Untuk sektor pertanian, pembangunan akan dilakukan dengan mengembangkan pertanian terintegrasi, pembangunan pabrik pupuk organik dan pembangunan pabrik porang.  Untuk Pariwisata akan dilakukan pengembangan kawasan wisata telaga Ngebel, pembangunan museum dan monumen Reyog di kecamatan Sampung.

Sugiri menekankan MOU itu menjadi penting karena akan menjadi catatan sejarah baru bagi Kabupaten Ponorogo. Karena  telah berhasil menjalin kerjsama sesuai yang diajukan pemkab Ponorogo guna membiayai sejumlah rencana besarnya untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Ponorogo.

“Kita mengajukan bantaun kerjasama sebesar Rp. 750 milyar. Saya  sudah menyaksikan penandatangan MOU semoga kedepan lancar tidak ada kendala dalam pelaksanaannya. Karena semua ini dilakuakan untuk membangun Ponorogo, memajukan ekonomi masyarakat Ponorogo dan kemaslahatan umat. Ini tidak menggunakan APBD sama sekali lo  ya!, “ ungkap Sugiri Sancoko.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00