FOKUS: #LARANGAN MUDIK

BPTD Jatim Tinjau Situasi Penyekatan Arus Balik di Ngawi

KBRN, Ngawi : Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XI Provinsi Jawa Timur Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, memantau langsung situasi arus Balik H+2 Lebaran di Exit Tol Ngawi, Minggu (16/5/2021).

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XI Provinsi Jawa Timur Tonny Agus Setiono mengatakan peninjauan dilakukan guna memastikan kesiapan petugas gabungan menghadapi Kemungkinan puncak arus balik.

"Kita Melihat penyekatan bagaimana pelaksanaannya di lapangan, supaya nanti yg ini tidak terjadi penumpukan.Kalau personel kurang akan kita tambah," terang Tonny

Koordinator tentu di kawan-kawan kepolisian namun kita ingin memastikan dan membackup operasi di lapangan.

"Jangan sampai lagi ada penerobosan, seperti saat arus mudik lalu, kita kuwalahan. Yang pasti kita akan perkuat petugas," sambungnya.

Selain di Posko Check Point Penyekatan Exit Tol Ngawi pihaknya juga memantau situasi di Terminal Bus Kertonegoro Ngawi.

"Saya juga lihat terminal. Karena terminal sudah mulai aktif lagi," imbuhnya.

Sebagaimana diketahui bus dengan stiker khusus bisa mengangkut penumpang yang memiliki tujuan khusus non-mudik. Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) tetap bisa beroperasi saat larangan mudik untuk mengakomodasi pelaku perjalanan yang dibolehkan sesuai dengan Surat Edaran Satgas No. 13 Tahun 2021 dan Peraturan Menteri Perhubungan No. 13 Tahun 2021.

Berdasarkan regulasi itu, dalam masa pelarangan mudik masih ada masyarakat yang dapat melakukan perjalanan non-mudik, dengan sejumlah ketentuan.

Terkait peninjauan di Terminal Bus Tonny menyebut penekanan nya tetap sama. Yakni, dokumen perjalanan yang harus dilengkapi. 

"Yang berlaku saat arus mudik juga berlaku saat arus balik, tetap sama. Mau tak mau kalau tak lengkap ya harus putar balik," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00