Puluhan Awak Media di Ponorogo Terima Suntik Vaksin Covid-19

KBRN, Ponorogo : Puluhan awak media yang bertugas di Ponorogo mengikuti vaksinasi Covid-19. Setidaknya 65 insan pers dari berbagai media menerima suntikan Vaksin Sinovac  tahap pertama di Gedung Sasana Praja, Sabtu (27/2/2021).

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Ponorogo Ade Hadi Sanyoto dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi kepada Pemkab Ponorogo dalam hal ini Dinas Kesehatan yang telah memasukkan wartawan sebagai prioritas vaksinasi gelombang kedua setelah tenaga kesehatan. Menurutnya, imunisasi ini sebagai bentuk ikhtiar insan pers dan bagian upaya menghindari penyebaran covid-19 yang lebih luas.

“Selain menjaga imunitas dari dalam diri dengan protokol kesehatan, tentu kita juga selayaknya mengikuti program vaksinasi ini agar imun kita semakin kuat selain imun yang tumbuh dalam diri,” ungkap Hadi, Jumat (27/2/2021).

Selain itu Hadi menegaskan insan pers juga ikut serta mendorong segenap elemen masyarakat agar termotivasi mengikuti  program vaksinasi yang digulirkan pemerintah. Hal itu juga diwujudkan dalam sosialisasi terkait vaksinasi tersebut.

“Kita gencar melakukan sosialisasi vaksinasi covid, misal dengan kaos aku gelem divaksin. Untuk memotivasi masyarakat termasuk kawan-kawan wartawan itu sendiri, karena kita belum tau kapan pandemi ini akan berakhir,” sambungnya. 

Sementara itu Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko yang turut memantau jalannya vaksinasi menekankan pentingnya vaksin kepada para wartawan. Mengingat tugasnya yang beresiko karena memiliki mobilitas tinggi. Iapun juga meminta pers ikut mendorong dan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya vaksinasi Covid-19.

“Media ini blusukan kemana-mana, jadi penting ya. Dan saya minta Wartawan jangan sampai mebuat masyarakat tidak mau divaksin. Selama wartawan mencitrakan baik saya yakin masyarakat mau, dan vaksin ini menjadi kebutuhan kita bersama ya,” tegas Sugiri. 

Vaksinasi Covid-19 yang dilakukan pemkab Ponorogo gelombang kedua ini menyasar kelompok pemberi layanan publik dengan prioritas skala resiko tinggi yang diantaranya menyasar atau diperuntukkan bagi para wartawan atau awak media.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00