Zona Merah, Ponorogo Akhirnya Resmi Berlakukan PPKM

KBRN, Ponorogo : Kabupaten Ponorogo akhirnya resmi menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tertanggal Jumat, 22 januari 2021.

Keputusan tersebut tertuang melalui Surat Edaran resmi Nomor : 713/235/405.01.3/2021 tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Viris Desease (COVID-19) di Kabupaten Ponorogo yang ditanda tangani langsung Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni. Sebagaiman rilis yang disampaikan Alim Nor Faizin, Kasi Humas Dinas Komunikasi Informatika, dan Statistik Kabupaten Ponorogo kepada media.

“PPKM mulai berlaku hari ini, 22 Januari 2021” terang Alim,, Jumat (22/1/2021).

PPKM di kabupaten Ponorogo akan berlangsung selama 14 hari mulai tanggal  22 januari 2021 sampai dengan 4 Februari 2021.

Diantara point dalam pemberlakuan PPKM adalah menerapkan pengaturan jam malam di seluruh wilayah kabupaten Ponorogo dimulai pukul 20.00 WIB s/d 04.00 WIB dan akan dilakukan pemadaman PJU di sepanjang jalan protokol dalam kota. Membatasi aktivitas tempat atau kerja perkantoran dengan menerapkan Work From Home (WFH) sebesar 75 persen dan Work From Office (WFO) sebesar 25 persen secara ketat. Bagi tempat kerja atau kantor yang bersifat pelayanan dengan mengurangi jam layanan operasional minimal satu jam.

Melakukan pembatasan jumlah pengunjung dan jam kegiatan operasional terhadap kafe, resto dan atau sejenisnya yaitu maksimal 25 persen dari kapasitas dan jam operasional sampai dengan pukul 20.00 WIB.dan pemberlakuakn pembelajaran daring. Sebagaimana disampaikan sekretaris daerah Kabupaten Ponorogo Agus Pramono.

“Tempat-tempat wisata, kegiatan masyarakat malam dan semuanya berakhir jam 8 malam. Kalau di Madiun jam 7 malam,  Ponorogo dengan pertimbangan para pimpinan daerah dan petunjuk pimpinan ini kita sepakati jam 8 berhenti, nanti lampu-lampu juga dimatikan seperti di daerah-daerah lain. Kalau ada yang melanggar ya satpol PP bersama dinas-dinas terkait yang akan mengingatkan,” kata Agus Pramono.

Sebagaimana diketahui Kabupaten Ponorogo ditetapkan zona merah oleh BNPB sejak Senin kemarin, (18/1/2021). Gugus Tugas Kabupaten Ponorogo segera mengambil beberapa langkah untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 dan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur diantaranya dengan kebijakan penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM).

“PPKM ini kita sudah koordinasi dengan provinsi. Daerah diberi kewenangan untuk membuat satu kebijakan karena tingkat penyebarannya di Ponorogo semakin banyak, terakhir 300 sekian yang diisolasi,” pungkas Agus.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00