Jelang Akhir PPKM, Kesadaraan Masyarakat Kab.Madiun Prokes Meningkat.

KBRN,Madiun : Satuan Polisi Pamong Praja – Satpol PP Kabupaten Madiun terus melakukan patroli selama Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat – PPKM pada pagi, siang maupun malam hari.

Kabid Penegak Produk Hukum Daerah (PPHD), Satpol PP Kabupaten Madiun, Danny Yudi Satriawan mengatakan selama melakukan patroli pengawasan saat malam hari di ibukota caruban, Satpol PP kabupaten Madiun masih mendapati bebrapa masyarakat yang melanggar, terutama terkait penggunaan masker.

“ Ya memang setiap malam di pekan kedua PPKM , kami masih melihat masyarakat yang melanggar terutama anak muda yang tidak memakai masker dan memang kami langsung memberikan sanksi bagi pelanggar, “ Ujarnya, Jumat ( 22 /1/2021 ).

Dijelaskan sanksi yang diberikan sesuai perbup no 39 tahun 2020 , untuk pelaku usaha melebihi jam operasional selama PPKM masksimal denda Rp.250.000, sementara untuk perorangan maksimal Rp.100 000.

Danny menambahkan menjelang berakhirnya Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat – PPKM, dinilai kesadaraan masyarakat terhadap protokol kesehatan dan mematuhi aturan PPKM semakin meningkat.

Sementara itu, Bupati Madiun, Ahmad Dawami mengatakan penurunan jumlah kasus terkonfirmasi covid-19 di Kabupaten Madiun selama PPKM telah ada meskipun jumlahnya tidak segnifikan.

 “Kalau saat ini diiketahui setiap hari jumlah pasien terkonfirmasi terus meningkat, itu hasil tracing sebelum PPKM, “ paparnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Madiun tersebut menghimbau masyarakat untuk selalu menerapkan 3M (mencuci tangan pakai sabun, memakai masker dan menjaga jarak). Serta Dinas Kesehatan dan Direktur Rumah Sakit harus tetap melaksanakan 3T (Tasting, Tracing, Treatment).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00