Pemkot Madiun Buka Kesempatan Alumnus Kesehatan Jadi Relawan Covid-19

KBRN, Madiun: Tingginya kasus covid-19 di Kota Madiun membuat ruang isolasi di rumah sakit penuh. Karenanya,  berbagai upaya kini telah diupayakan untuk menekan tingginya penyebaran kasus. Satu diantaranya berkolaborasi dengan PT INKA (Persero) untuk memanfaatkan kereta medis darurat sebagai ruang isolasi.

Walikota Madiun, Maidi mengatakan, dengan adanya penambahan ruang isolasi tersebut, tentu membutuhkan tenaga kesehatan (nakes) yang terampil untuk merawat pasien covid-19. Sebab nakes yang dimiliki Kota Madiun saat ini terbatas. Karenanya pemkot membuka kesempatan kepada alumnus sekolah bidang kesehatan untuk menjadi relawan.

“Karena sebagian tenaga medis kita drop, maka saya sampaikan kepada masyarakat kalau ada perawat anak Kota Madiun yang belum dapat pekerjaan suruh menemui saya langsung jadi relawan, saya gaji. Hari ini kita butuh (perawat) itu. Tapi kan mereka yang sudah terlatih kan,” ungkapnya, Kamis (21/1/2021).

Orang nomor satu di Kota Madiun ini menyebut, gerbong kereta yang akan dijadikan rumah sakit lapangan itu nantinya digunakan untuk merawat orang tanpa gejala (OTG) maupun yang bergejala ringan. Sedangkan yang bergejala sedang hingga berat, perawatannya di rumah sakit.

Ia pun tidak genti-hentinya mengingatkan masyarakat untuk mendukung program pemerintah menekan penularan covid-19. Caranya menerapkan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun di air mengalir dan menjaga jarak. Sebab menurutnya, disiplin adalah vaksin. (Foto: Dok)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00