Perceraian Marak di tengah Pandemi

KBRN, Ponorogo :  Angka perceraian di Ponorogo tinggi.

Humas Pengadilan Agama Ponorogo Misnan Maulana mengatakan, pendemi covid-19 membawa dampak pada kelangsungan kehidupan rumah tangga.

"Sebanyak 1.769 Janda Baru di Ponorogo, dari jumlah tersebut 1.320 permohonan gugatan cerai dilakukan oleh istri," kata Misnan, Kamis (21/1/2021).

Lanjutnya, hasil persidangan terungkap permohonan cerai dilandasi karena masalah ekonomi.

Ia menambahkan, sebelum mengajukan perceraian banyak persoalan lain yang harus diurai suami dan istri. Persoalan pembagian harta bersama, hak asuh anak, atau kewajiban menafkahi anak. Untuk itu perlu berpikir matang sebelum mengajukan perceraian.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00