Pemkot Madiun Resmi Buka Lelang JPTP untuk Umum

KBRN, Madiun: Pemerintah Kota Madiun resmi membuka seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau eselon II di lingkup Kota Madiun tahun 2020. Lelang jabatan diumumkan mulai Senin (30/11/2020).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun yang juga Ketua Panitia Seleksi Daerah (Panselda), Rusdiyanto mengatakan, lelang jabatan itu terbuka untuk umum. Pemkot pun telah menyebar pengumuman tersebut di tingkat OPD Kota Madiun maupun kabupaten/kota di seluruh Jawa Timur.

Mekanisme itu kata Rusdiyanto telah dilalui melalui serangkaian rapat. Termasuk sudah mendapat rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Pemkot pun telah bekerjasama dengan perguruan tinggi dalam hal ini Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta (UNS) sebagai anggota panselda.

“Pak wali (walikota.red) dengan keputusan walikota telah menunjuk saya sebagai ketua panitia seleksi dengan anggota Kepala BKD dan tiga orang dari UNS. Jadi ada lima anggota panitia seleksi yang akan melaksanakan tugas seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama,” ungkapnya, Selasa (1/12/2020).

Rusdiyanto menyebut, ada tujuh JPTP yang dilelang. Sesuai Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru, ketujuh jabatan itu meliputi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil). Kemudian Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol).

Rusdiyanto menilai pengisian jabatan itu sangat urgen, menyusul diterapkannya SOTK baru tahun 2021. Karenanya ia tidak ingin ketujuh jabatan itu kosong terlalu lama dengan hanya diisi pelaksana tugas (plt). Rusdiyanto menegaskan, pelaksanaan JPTP telah disiapkan dengan matang. Harapannya akhir Desember ini semua proses sudah selesai dilaksanakan, sehingga awal Januari nanti bisa dilakukan pelantikan.

“Awal Januari kita sudah bisa melakukan pelantikan untuk kepala (OPD), otomatis dengan adanya pelantikan dari eselon III ke eselon II, maka eselon III bisa diisi dari eselon dibawahnya,” tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00