Dua Orang Guru di Kota Madiun Positif Covid-19

KBRN, Madiun: Dua orang guru di Kota Madiun terkonfirmasi positif covid-19. Hal itu berdasarkan rilis resmi pemkot melalui Diskominfo, Selasa (24/11/2020). Pasien ke-205 berinisial SG, laki-laki berusia 38 tahun warga Kelurahan Josenan.

Yang bersangkutan dinyatakan reaktif berdasarkan hasil skrining rapid tes massal untuk persiapan pembelajaran tatap muka (PTM). Karena SG juga melakukan kontak dengan pasien covid-19, selanjutnya melakukan swab tes hasilnya positif covid-19. Saat ini SG menjalani isolasi mandiri dalam kondisi tanpa keluhan.

Kemudian pasien ke-206 berinisial SH, laki-laki berusia 58 tahun warga Kelurahan Kejuron. Yang bersangkutan juga dinyatakan reaktif saat melakukan rapid tes massal untuk persiapan PTM. Sebelum rapid, SH memiliki riwayat perjalanan ke luar kota. Kemudian mengeluh demam, mual. Selanjutnya menjalani swab tes hasilnya terkonfirmasi positif covid-19. Saat ini SH menjalani isolasi mandiri dalam kondisi stabil.

Ketua Satgas Covid-19 Kota Madiun, Maidi menuturkan, adanya guru yang dinyatakan positif covid-19 menunjukkan skrining yang dilakukan petugas Dinkes-KB berhasil. Artinya, upaya tersebut bisa menjadi deteksi awal, untuk mencegah penyebaran covid-19.

“Kita isolasi, kita cek. Saya hati-hati sekali. Kota ini betul-betul tidak terlena, justru semakin ketat. Apalagi untuk guru dan kepala sekolah semuanya harus sehat karena kan menghadapi siswa yang cukup banyak,” ungkapnya, Selasa (24/11/2020).

Sementara itu update data covid-19 Kota Madiun hingga Selasa sore total ada 206 pasien covid-19 di Kota Madiun. Dari jumlah itu, 163 orang sembuh. Kemudian 24 orang masih dalam perawatan, sembilan orang menjalani isolasi mandiri di rumah, dan 10 orang meninggal dunia atau bertambah satu orang pasien ke-202, berinisial HPD, laki-laki berusia 71 tahun warga Kelurahan Pandean.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00