Ini Upaya Pemkab Madiun Cegah Banjir

KBRN,  Madiun  :  Menghadapi musim hujan, Pemerintah Kabupaten Madiun serius membersihkan sampah-sampah di sungai.  Keseriusan itu dibuktikan antara lain dengan dilaksanakannya Apel Kerja Bhakti Massal di lapangan desa Dempelan Kecamatan Madiun, Sabtu (24/10/2020).  Apel yang diikuti jajaran forkopimda dan Ortganisasi Perangkat Daerah (OPD) itu dilanjutkan dengan kerja bhakti bersih-bersih sungai di sekitar pasar Mbarak Dempelan. Menurut bupati Madiun, Ahmad Dawami Ragil Saputra, pembersihan sungai ini bertujuan untuk meminimalisir sumbatan-sumbatan air agar tidak terjadi banjir.

“Ketika musim hujan nanti bisa meminimalisir sumbatan-sumbatan air sehingga banjir bisa lebih terkendali”, katanya.  

Kerja bhakti  membersihkan sungai ini  diharapkan juga diikuti seluruh desa/kelurahan se Kabupaten Madiun.  Bupati Ahmad Dawami  memrogramkan pada minggu minggu menjelang musim hujan ini, semua pihak menaruh perhatian terhadap persampahan dan melarang seseorang yang membuang sampah tidak pada tempatnya.

“Mulai hasil rapat keputusan antar forkopimda kemarin sudah kita tegaskan bahwa perhatian di minggu-minggu menjelang musim hujan ini adalah terkait persampahan. Manakala di tempatnya itu ada sampah, segera dibersihkan dan ada sosialisasi sekaligus ditegur jangan buang sampah di situ”, kata bupati Madiun.

Kegiatan ini juga akan ditindaklanjuti dengan penerbitan perbup dan perda  baru yang mengikat terkait persampahan dan bagaimana masyarakat memperlakukan sungai. Dengan demikian, masyarakat yang seenaknya membuang sampah di sungai akan di kenai sanksi sesuai peraturan yang dijadwalkan selesai akhir tahun 2020 ini.   (Haryo)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00