Pemkot Madiun Libatkan Forpemma Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Demokratis

KBRN, Madiun: Pemkot Madiun melibatkan Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) dalam proses penyelenggaraan pemerintahan daerah. Satu diantaranya dalam hal pembangunan. Mereka nantinya turut terlibat mulai perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi.

Hal itu diungkapkan Walikota Madiun, Maidi usai melaunching Forum Pembangunan Masyarakat Kota Madiun (Forpemma) di gedung GCIO Diskominfo Kota Madiun, Rabu (21/10/2020). Menurutnya, keberadaan masyarakat sipil berperan penting dalam proses demokrasi. Ini selaras dengan visi misi yang diusung pemerintahan Maidi-Inda Raya (MaDa), melalui Panca Karya. Dimana didalamnya terdapat program untuk mewujudkan Kota Madiun pintar, melayani, membangun, peduli, terbuka, dan karismatik.

"Kajian mereka (forpemma) nanti boleh dimasukkan dalam musrenbang, tapi tidak boleh lepas dari RPJMD. Karena selama lima tahun ini, pembangunannya sudah jelas. Skala prioritasnya sudah ada. Ya itu yang saya kejar. Kalau harusnya lima tahun, tapi tiga tahun selesai ya malah bagus. Berarti RPJMD bisa kita rubah, kalau ada masukan ya silahkan untuk penyempurnaan," ungkapnya.

Didalam Forpemma terdapat berbagai elemen maupun para ahli, baik dari akademisi, eksekutif, legeslatif, pengacara, praktisi, LSM, maupun media. Maka, lanjut Maidi, dengan adanya OMS ini diharapkan dapat memberikan saran, masukkan, dan ide-ide yang dapat memajukan Kota Madiun serta membantu mempercepat visi misi yang ingin dicapai oleh Pemkot Madiun lima tahun kedepan. 

"Dengan adanya Forpemma ini kita harapkan akan membawa dampak guna mempercepat capaian program yang ada didalam Panca Karya. Intinya kita bersinergi lah," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Forpemma, Budi Santoso menuturkan, organisasi ini terbentuk setelah Yayasan Bambu Nusantara terpilih sebagai mitra utama program madani di Kota Madiun dari United States Agency for Internasional Development (USAID) Madani. Tujuannya, bisa berkontribusi positif didalam pembangunan daerah. 

"Harapan kami kedepan Pemkot Madiun dapat besinergi dengan Forpemma dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang demokratis dengan memanfaatkan sumber-sumber potensi yang ada. Karena kita hadir sebagai sumber solusi bukan malah menjadi sumber masalah," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00