DPRD Jateng Lirik Pembangunan PSC Kota Madiun

KBRN, Madiun: Pembangunan Pahlawan Street Center (PSC) Kota Madiun kini mulai dilirik banyak pihak. Terbukti, kalangan wakil rakyat dari Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah pun bertandang ke Kota Madiun, Rabu siang (23/9/2020).

Ketua Komisi D DPRD Jateng, Alwin Basri mengatakan, awalnya ada tiga kota yang menjadi opsi kunker. Namun, komisi D sepakat berkunjung ke Kota Madiun melihat pesatnya pembangunan infrastruktur. Salah satu pembangunan yang dijadikan sampel yakni PSC. Mulai pedestrian ala Malioboro, kawasan Sumber Wangi dan Sumber Umis Madiun. Bahkan, dana pembangunannya bukan hanya murni dari APBD kota, tetapi juga sumbangan perusahaan melalui dana CSR.

Tidak hanya itu, DPRD Jateng juga mengapresiasi keberhasilan Kota Madiun menekan dan menangani permasalahan covid-19. Dengan kunker tersebut, kedepan ia mendorong sejumlah kota di Jateng dapat mengadopsi Kota Madiun, untuk menarik investor sekaligus meningkatkan geliat ekonomi di Jateng.

“Intinya penataan Jalan Pahlawan Street ini hebatm dari biasa jadi luar biasa. Kita punya kota-kota di Jateng yang bisa dijadikan seperti ini. Seperti Magelang, Tegal, Salatiga, Pekalongan nanti akan kita dorong untuk seperti Kota Madiun. Makanya kita kesini,” ungkapnya.

Sementara itu Walikota Madiun, Maidi mengungkapkan, pemkot sejak awal telah bersinergi dengan perusahaan utamanya dalam hal penyaluran dana CSR. Artinya, penggunaan dana CSR harus tepat dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Jadi Pedestrian ini dari Balaikota sampai perempatan Tugu, lalu dari Balaikota sampai Stasiun Madiun. dan videotron akan kita pasang juga di beberapa tempat,” katanya.

Maidi menegaskan, keberhasilan pembangunan di Kota Madiun tidak lepas dari peran serta masyarakat. Karena itu ia membuka kesempatan yang luas bagi masyarakat untuk memberikan masukan dan saran untuk kemajuan kota.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00