15 Nakes Positif Covid-19, Ini yang Dilakukan RSUD Soedono Madiu

KBRN, Madiun:  Pelayanan di RSUD dr. Soedono dipastikan berjalan normal. Pihak manajemen rumah sakit milik Provinsi Jatim itu bergerak sigap pasca 15 tenaga kesehatan (nakes) terkonfirmasi positif Covid-19. Rinciannya 11 nakes berasal dari Kota Madiun sebagaimana dirilis Pemkot Madiun pada Senin (21/9/2020) dan 4 nakes berasal dari Kabupaten Madiun.

Direktur RSUD dr. Soedono Madiun, dr. Bangun Trapsila Purwaka memastikan nakes yang terkonfirmasi itu bukan berasal dari penularan pasien Covid-19. Hal itu berdasarkan dari hasil identifikasi dan tracing (pelacakan) yang dilakukan internal manamejen rumah sakit.

Awalnya, ada satu nakes yang merupakan pasien nomor 102 asal kelurahan Kanigoro, Kartoharjo terkonfirmasi positif Covid-19 sebagaimana dirilis pemkot Rabu lalu (16/9/2020). Pasien itu bertugas di instalasi gizi. Selain itu diketahui nakes tersebut memiliki riwayat bepergian ke luar kota. Ternyata dari situ diketahui suaminya positif covid-19.

"Dari temuan itu didapatkan hasil tracing 45 nakes yang diduga kontak erat dengan pasien nomor 102. Selanjutnya dilakukan swab test dan hasilnya 15 nakes terkonfirmasi positif Covid-19, sedangkan 30 nakes dinyatakan negatif. Dari hasil tersebut kemudian dilakukan tracing lanjutan. Sudah ketemu yang positif 15, kemudian kami lakukan tracing lagi," ungkapnya.

Hasil tracing lanjutan didapatkan 124 nakes yang diduga kontak erat. 50 nakes diantaranya menjalani swab test Senin (21/9/2020). Hasilnya 35 nakes dinyatakan negatif, 15 diantaranya menunggu hasil. Sedangkan 74 sisanya menantikan jadwal swab tes secara bertahap. Kesemuanya saat ini diminta isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Banyaknya nakes yang menjalani isolasi mandiri itu membuat pihak rumah sakit mengambil sikap agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan normal. Dua lokal rawat inap di pelayanan paviliun terpaksa dikosongkan. Selain kebetulan tidak ada pasien, nakesnya ditarik ke pelayanan IGD. Termasuk mengambil nakes dari pelayanan lain. 

"Kami putuskan berdasarkan hasil rapat, pelayanan IGD tetap harus berjalan. Nakes di IGD semuanya menjalani isolasi gantinya kami ambilkan nakes beberapa ruang yang pasiennya minim, imbuhnya.

Bangun memastikan ke 15 nakes tersebut merupakan orang tanpa gejala (OTG). Saat ini seluruhnya menjalani perawatan di ruang isolasi rumah sakit. Atas kejadian itu, Bangun mengingatkan agar warga tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Yakni selalu memakai masker, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun serta menjaga jarak.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00