Malam Suro, Walikota Madiun Imbau Pendekar Bagi-Bagi Sejuta Masker

KBRN, Madiun: Walikota Madiun, Maidi secara tegas meminta seluruh elemen masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan. Tidak terkecuali juga ditujukan bagi organisasi perguruan pencak silat.

Pesan itu disampaikan menyusul bertambahnya kasus terkonfirmasi positif covid-19 di wilayah setempat. Jika perlu, para pendekar dapat berperan aktif mendukung penanganan pencegahan covid-19. Caranya secara swadaya melakukan pengadaan masker kemudian membagikannya ke masyarakat.

Hal itu diungkapkan Walikota Maidi, disela-sela rapat koordinasi dalam rangka peningkatan keamanan dan ketertiban masyarakat Kota Madiun menjelang bulan suro tahun 2020 di Kecamatan Kartoharjo, Kamis (13/8/2020).

"Kita ini taat protokol kesehatan. Jadi tidak ada toleransi bagi yang melanggar. Kalau perlu pendekar itu saat malam satu suro bagi-bagi sejuta masker. Urunan dari para pendekar itu. Kita harus boomingkan pakai masker bagi masyarakat," ungkapnya.

Maidi menegaskan, upaya itu dilakukan karena selama ini Kota Madiun diklaim sebagai salah satu daerah yang menjadi tolok ukur penanganan covid-19. Karenanya penyebaran virus tersebut harus di-rem atau ditekan. Strategi lain, aksi bagi-bagi sayur segar, telur dan susu yang selama ini dilakukan Pemkot terus dioptimalkan untuk menambah imun.

"Selama ini kita masih bertahan di rangking bawah dari 38 kota/kabupaten di Jatim terkait penyebaran covid-19. Ini yang harus kita pertahankan," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00