Minggu Ini, Pemkot Madiun Cairkan Gaji ke-13

KBRN, Madiun: Pemerintah Kota Madiun melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) telah menyiapkan anggaran untuk pemberian gaji ke-13. Rinciannya Rp14,2 Milyar untuk 3.175 PNS dan Rp597,3 juta untuk 597 tenaga kontrak atau upahan.

Kepala BPKAD Kota Madiun melalui Kepala Bidang Akuntansi dan Aset, Sidik Muktiaji mengatakan, gaji ke-13 bagi aparatur sipil negara (ASN) dicairkan minggu ini. Termasuk juga diterimakan kepada pejabat eselon II setingkat kepala dinas. Namun saat ini prosesnya masih menunggu peraturan walikota (perwal).

“Jadi sesuai ketentuan di PP No.44/2020 dan Peraturan Menteri Keuangan No. 106/PMK.05/2020 yang tidak boleh menerima gaji ke-13 itu adalah pejabat negara. Kalau di Kota Madiun ya otomatis walikota dan wakilnya serta anggota DPRD itu tidak dapat. Bedanya kalau dulu kan mereka dapat. Dijadwalkan minggu ini bisa dicairkan,” ungkapnya, Senin (10/8/2020).

Sidik mengakui, mengacu tahun-tahun sebelumnya, pencairan gaji ke-13 PNS biasanya dicairkan Juli. Namun tahun ini molor dari jadwal yang telah ditentukan, karena pemerintah fokus dalam penanganan covid-19.

Besarnya gaji ke-13 yang diterima masing-masing ASN berbeda. Yakni sama seperti gaji bulan Juli ditambah tunjangan melekat yakni tunjangan umum dan keluarga. Tidak termasuk tunjangan kinerja, insentif kinerja, tunjangan profesi serta tunjangan sejenis yang ditetapkan sesuai peraturan perundang-undangan.

“Acuannya gaji terakhir. Berarti kan sesuai gaji bulan Juli. Apapun itu patut kita syukuri,” tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00