Rumah Ludes Terbakar Jelang Shalat Idhul Adha

KBRN, Madiun :  Kebakaran meluluhlantakkan sebuah rumah di desa Gunungsari kecamatan Madiun terjadi sekitar pukul 4.00  WIB Jumat (31/7/2020) atau beberapa jam menjelang shalat Idhul Adha.  Kebakaran ini pertama kali dilihat oleh Supri (40) setelah ia bangun tidur dan keluar rumahnya. Ia melihat api yang melalap rumah mbah Dirah (80) tetamgganya itu telah berkobar membumbung tinggi di atas atap. Dan ia berteriak memberitahu dan minta tolong kepada tetangga kiri kanan. Kemudian 2 unit mobil pemadam kebakaran dari pemkab Madiun pun datang untuk menjinakkan api agar tidak merembet ke rumah-rumah yang lain.  Sekitar pukul 05.30 WIB api berhasil dipadamkan  dan hampir semua kayu di rumah itu menjadi arang serta 2 unit sepeda motor dan 2 unit sepeda pancal tinggal kerangka besi. Kapolsek Nglames, AKP Suwandono mengatakan, pihaknya akan terus menyelidiki penyebab kebakaran dengan mengumpulkan beberapa bukti.

“Sementara dalam penyelidikan kepolisian, kami bergabung dengan tim olah TKP Polres Madiun di lokasi kejadian menggali dan kemudian menemukan korek api kemudian sisa sisa sprei di kasurnya kemudian ada sisa triplek juga “, katanya.

Beberapa barang bukti tersebut diamankan untuk mendukung penyelidikan lebih lanjut. Dugaan sementara, menurut Kanit Reskrim polsek Nglames Ipda Aris Yuliarto,  kebakaran tersebut disebabkan oleh anak mbah Dirah, Sunarto (60)  yang mengalami gangguan jiwa yang akhir-akhir ini suka membakar  kertas di dalam rumah.

“Mas Narto niku sakit mpun sauntara ?  Lha menika diduga akibat mungkin napa nek obat nyamuk nggak pernah obat nyamuk, Cuma ngrokok nek enek sing nguwehi kadang-kadang  ngrokok. Kita tidak tau tapi kita temukan di sekitaran seperti itu. Ada alternatif lhoo, listrik atau akibat lain. Kita masih mencari dan menemukan dan diduga kelalaian  mungkin obong-obong dan sebagainya yang dilakukan oleh mas Narto”, kata Ipda  Aris.

Kemungkinan kebakaran tersebut disebabkan oleh hubungan pendek listrik sangat kecil. Karena menurut Ipda  Aris, setelah petugas listrik didatangkan untuk melakukan pemeriksaan,  petugas menyatakan bahwa listrik tidak ada masalah. Meski tidak menimbulkan korban jiwa,  kerugian material akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai 75 juta rupiah  ditambah uang tunai 4 juta rupiah yang disimpan di tempat tidur yang juga ikut terbakar.  (Haryo)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00