Diskominfo Kota Madiun Imbau Warga Waspada Penipuan Online

KBRN, Madiun: Tindak pidana penipuan online yang mengatasnamakan pejabat bukan kali pertama terjadi di Kota Madiun. Baru-baru ini, pelaku membajak nomor WhatsApp (WA) Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Madiun, Ahmad Munir. Modus yang dilakukan pelaku untuk meminta sejumlah uang pun beragam. Mulai mengaku pejabat level pemerintah daerah, provinsi, pusat maupun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Madiun, Subakri merasa prihatin, masih adanya tindak pidana penipuan online. Bahkan, sampai ada korban yang terlanjur menstransfer sejumlah uang. Meski begitu ia tidak dapat berbuat banyak, karena tidak memiliki alat pendeteksi nomor dan lokasi pelaku.

Ia hanya dapat menghimbau seluruh masyarakat, agar tidak mudah percaya jika ada pesan singkat maupun telepon masuk dari orang tidak dikenal yang meminta sejumlah uang. Sebab, di masa pandemi covid-19 ini, tidak dapat dipungkiri ada oknum atau orang yang memiliki niat jahat untuk mencari keuntungan.

“Kami hanya bisa menghimbau baik masyarakat maupun pejabat kalau ada hal-hal yang intinya meminta bantuan atau lain namanya harus hati-hati. Yang paling penting itu melakukan klarifikasi terlebih dahulu, jangan langsung percaya begitu saja,” ungkapnya, Kamis (30/7/2020).

Subakri menjelaskan, penipuan yang dilakukan oknum rata-rata dilakukan melalui media sosial dengan bermacam modus yang digunakan. Baik secara halus hingga ada unsur intimidasi dan pemaksaan. Karena itu masyarakat harus selalu berhati-hati, agar tidak menjadi korban yang berujung mengalami kerugian cukup besar.

“Yang terpenting kita itu harus waspada. Kadang cara yang dilakukan oknum itu halus, sopan, ternyata punya niat tidak baik kepada kita. Tapi yang jelas kami Diskominfo siap membantu jika diperlukan,” tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00