Batik Srikaya Produksi Rumah Batik Jero Mulai Dikenalkan ke Masyarakat

KBRN, Magetan: Pengrajin batik Magetan terus bertambah. Pada Selasa (26/7/2022) pagi, Bupati Magetan Suprawoto meresmikan rumah produksi batik ‘Jero’ milik pengrajin muda, Anggi Putra Harsa warga desa Balegondo kecamatan Takeran, Magetan.

Usai peresmian, Suprawoto mengungkapkan rasa bangganya terhadap anak muda yang berani memilih usaha membatik sekaligus melestarikan batik.

“Mestinya di Magetan banyak ‘Mas Anggi’. Beliau milenial yang bisa meneropong masa depan, jualan online. Ini tadi bahkan sudah ada pemesan dari Singapura yang saking cintanya dengan anjing pudelnya dia minta dibuatkan gambar di kemeja. Saya selalu mengatakan bahwa di era digital, barang yang laku mahal, yang tetap abadi adalah handmade buatan tangan,” papar Suprawoto.

Suprawoto menegaskan pihak Pemkab terus berupaya menciptakan pasar bagi batik karya warga Magetan salah satunya dengan membuat aturan ASN Magetan wajib memakai batik Magetan.

Dikesempatan yang sama, pengrajin Batik Srikoyo, Anggi berharap karyanya yang menyasar milenial dapat diterima. Mantan asisten designer kondang Ibu Kota ini diawal karirnya menggeluti batik mengaku sudah menerima pesanan.

“Kita jual produk sekundernya, bukan cuma primer atau batik lembaran. Kedepan kita akan fokus ke kemeja-kemeja, pakaian kerja atau busana ready to wear bahkan aksesoris-aksesoris dan kita menerima made to order. Batik Jero ini bukan fokus di batik saja, kedepan ingin lebih banyak pekerja yang bekerja di sini, jadi UMKM nya jalan,” kata Anggi.

Saat ini, sistem penjualan yang dilakukan Anggi adalah secara daring. Kedepan, rencananya kompleks rumah produksi batik Jero akan dibuka untuk stan UMKM sekaligus menjadi lapak luring karya Anggi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar