Walikota Madiun Kukuhkan 76 Anggota Paskibra

KBRN, Madiun : Tujuh puluh enam anggota pasukan pengibar bendera (Paskibra) Kota Madiun resmi dikukuhkan Walikota Madiun, Maidi di aula Wisma Haji, Senin (15/8/2022). Maidi mengatakan, 76 anggota paskibra merupakan orang-orang pilihan yang sebelumnya telah dinyatkan lulus usai melakukan serangkaian tahapan seleksi.

Yakni memiliki ketahanan fisik yang prima, postur tubuh yang sesuai, mental dan moralitas yang baik serta disiplin yang tinggi. Mereka menjalani pelatihan dibawah bimbingan TNI/Polri dan purna paskibra. Mulai peraturan baris berbaris (PBB) serta Peraturan Penghormatan Militer (PPM).

Dikukuhkan : Walikota Madiun, Maidi memasangkan kendit kepada perwakilan anggota Paskibra Kota Madiun.

Karena itu ia berpesan kepada seluruh anggota paskib untuk serius melaksanakan tugasnya pada upacara HUT ke-77 Kemerdekaan RI sekalipun tidak dilakukan tepat saat detik-detik proklamasi pukul 10.00 WIB. Di Kota Madiun, upacara dilaksanakan pada Rabu (17/8/2022) pukul 07.00 WIB di Alun-Alun Kota Madiun. Sedangkan forkopimda Kota Madiun nantinya mengikuti upacara detik-detik proklamasi secara virtual dari Jakarta.

“Mudah-mudahan semua lancar karena mereka ini latihannya cukup lama. Pemilihannya cukup ketat, sehingga ini merupakan hasil akhir yang maksimal. Insya allah hari ini dikukuhkan dan nantinya membawakan tugas dengan sempurna,” ujarnya.

Bersalaman : Walikota, Maidi memberikan dukungan moril kepada anggota Paskibra yang akan bertugas pada upacara peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI.

Orang nomor satu di Kota Madiun ini menjelaskan, menjadi anggota paskibra tidak mudah karena mengemban tugas berat mengibarkan merah putih. Tanggung jawab tersebut merupakan amanah yang harus dijalankan dengan baik.

Seperti diketahui 76 anggota paskibra yang dikukuhkan tergabung dalam pasukan 17 bertugas sebagai pengawal depan, pasukan 8 sebagai pengibar bendera merah putih, dan pasukan 45 bertugas sebagai pengawal belakang sesuai kemerdekaan Bangsa Indonesia tanggal 17 bulan delapan tahun 1945. Sementara enam orang lainnya bertindak sebagai cadangan. Mereka merupakan siswa siswi terpilih dari seluruh jenjang SLTA se-Kota Madiun.

“Harapannya upacara nanti lancar, khidmat, sesuai protokol yang sudah ditentukan,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar