Pengesahan Warga Baru Pandan Alas Dongkrak Ekonomi Penduduk Setempat

KBRN, Madiun :  Perguruan pencak silat Ki Ageng Pandan Alas  Madiun tahun ini akan mengesahkan sekitar 700 warga barunya. Dengan pengesahan itu, warga Ki Ageng Pandan Alas seluruhnya berjumlah sekitar 100 ribu orang  tersebar di seluruh Indonesia bahkan luar negeri. Pengesahan warga akan dilakukan mulai tanggal 12 hingga 14 Agustus 2022 di Padepokan Ki Ageng Pandan Alas  di Kare.  Ketua Umum Perguruan Ki Ageng Pandan Alas Madiun, Anang Kusuma (10/8/2022)  menjelaskan, prosesi pengesahan warga baru diisi dengan sejumlah kegiatan antara lain pembukaan, kungkum, tes fisik dan wisuda.  Kegiatan itu untuk mendukung persyaratan menjadi warga Pandan Alas yaitu penguasaan  senam dan jurus serta kekuatan fisik. Untuk tes fisik, setiap calon warga baru harus mengikuti prosesi kungkum di sungai pada  tengah malam yang berjarak sekitar 3 kilometer dari padepokan. Untuk menuju sungai yang airnya berasal dari sumber air gunung Wilis  ini, calon warga Pandan Alas harus berjalan kaki di jalan setapak. Menurut Anang Kusuma, prosesi kungkum (berendam) dengan durasi sekuatnya  ini hanya untuk latihan fisik dan mental.

“Jadi di sungai mereka kungkum dengan duduk bersila dengan air sebatas dagu, sampai dia kuat, sekuatnya.  Setelah itu bisa keluar dari tempat kungkum dengan melakukan doa-doa di sungai.  Tapi sebenarnya itu untuk ujian fisik saja”, katanya.

Momentum pengesahan warga baru Ki Ageng Pandan Alas bisa menghidupkan perekonomian warga Kare dan sekitarnya. Datangnya ribuan orang dari berbagai daerah dan tinggal beberapa hari di Kare, dimanfaatkan penduduk setempat untuk mengais rejeki seperti membuka  warung makan dan minum serta penginapan.  Dengan kegiatan ini, kecamatan Kare  yang terletak di lereng gunung Wilis ini semakin  semarak, terlebih Pemkab Madiun menjadikan Kare sebagai salah satu destinasi wisata andalan dengan membuka  jalur pendakian ke puncak Wilis. Untuk menghidupkan pariwisata ke depan, Ketum Pandan Alas,  Anang Kusuma  berencana membangun obyek wisata untuk menarik wisatawan.

“Jadi kami ada tiga rencana ke depan, salah satunya adalah musium keluarga besar Pandan Alas. Kemudian juga wisata religi, ada yang ziarah gitu di Kare ada  suatu tempat.  Sehingga ada tiga titik nanti saya rencanakan menjadi tempat wisata”, pungkasnya.   (Haryo)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar