Polisi Bekuk Seorang Residivis Kasus Penggelapan Sepeda Motor

KBRN, Madiun : H (48) warga Dusun Mancaan, Desa/Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun harus berurusan dengan aparat kepolisian. Ini setelah yang bersangkutan melakukan tindak pidana penipuan atau penggelapan.

Kejadian ini berawal saat pelaku datang ke rumah korban warga Desa Bukur, Kecamatan Jiwan. Pelaku berpura-pura membeli kambing milik korban. Setalah terjadi kesepakatan harga, tersangka kemudian meminjam sepeda motor milik korban dengan alasan mengambil uang di ATM.

Kasat Reskrim Polres Madiun Kota, AKP Tatar Hernawan mengatakan setelah korban meminjamkan sepeda motornya, kemudian dibawa pergi oleh tersangka dan tidak kembali.

“Tersangka ini residivis. Kasus sebelumnya adalah pencurian ternak TKP-nya di Ngawi. Laporan yang kita terima itu 7 Juni, berhasil kita tangkap tanggal 21 Juli. Saat ditangkap dia sempat mengaku sebagai anggota TNI, ternyata bukan, ” ujarnya saat mengadakan konferensi pers di Mapolres Madiun Kota, Selasa (9/8/2022).

AKP Tatar menyatakan, kendaraan korban belum sempat dijual oleh tersangka. Atas kejadian itu korban mengalami kerugian sekitar Rp10 juta. Dari tangan tersangka, Polisi mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor Honda Beat dengan nopol AE 4918 CD beserta BPKB. Atas tindakannya pelaku dijerat dengan Pasal378 KUHP atau Pasal 372 KUHP tentang penipuan atau penggelapan dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

“Jadi motornya ini masih ada dan belum sempat dijual,” tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar