UMKM Tulang Punggung Pengentasan Kemiskinan, Bupati: Manfaatkan Teknologi

KBRN, Magetan: Usaha mikro kecil menengah (UMKM) baik perseorangan maupun organisasi BUMDes merupakan salah satu tulang punggung ekonomi Indonesia sehingga diharapkan mampu menjadi pengentas kemiskinan. Sehingga tanggungjawab pemajuan UMKM bukan hanya ada pada kementerian koperasi dan UKM namun juga kementerian lainnya. Salah satunya kementerian Komunikasi dan Informatika.

Untuk itu, Kemenkominfo bekerja sama dengan stakeholder mengadakan sosialisasi yang bertajuk ‘Penghapusan Kemiskinan Ekstrim Melalui Pemberdayaan BUMDes dan UMKM’, Sabtu (06/08/2022) malam di Lapangan Desa Gulun, Maospati, Magetan. Direktur Informasi dan Komunikasi Publik (Ditjen IKP) Kemenkominfo, Wiryanta mengungkapkan Pemerintah Pusat menargetkan penghapusan kemiskinan ekstrim selesai ditahun 2024.

“Kami membantu program prioritas pemerintah pusat yang menargetkan bahwasanya Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (PKE) harus selesai 2024. PKE ini sebenarnya bagian dari presidensi G20, dimana ada financial track dan serpha track. Serpha track inilah yang berkaitan dengan bagaimana negara melakukan penghapusan kemiskinan ekstrem,” kata Wiryanta

Pada sosialisasi yang dikemas dalam pagelaran wayang tersebut Bupati Magetan, Suprawoto, mendorong agar pelaku UMKM dapat melakukan percepatan salah satunya dengan memanfaatkan teknologi, baik dalam proses produksi maupun pemasaran. Salah satu platform yang disediakan pemerintah adalah e-catalogue.

"Kita harus mampu memanfaatkan teknologi sehingga mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi kita semua. Saya berharap nanti UMKM masuk E-catalogue, sehingga yang beli bukan hanya orang sini," pesan Bupati.

Suprawoto berharap kegiatan Sosialisasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrem melalui Pemberdayaan BUMdes dan UMKM dapat terus berkelanjutan sehingga masyarakat juga ikut berperan aktif dalam membangkitan perekonomian dan tidak ada lagi angka kemiskinan ekstrem.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar