Strategi Cegah Stunting di Kabupaten Madiun

KBRN, Madiun :  Angka prevalensi stunting di kabupaten Madiun pada Pebruari 2022 sebesar 14,7 persen. Dengan demikian, sedikit lagi telah mencapai target yang ditentukan pemerintah yakni 14 persen pada tahun 2024 nanti.  Wakil bupati Madiun, Hari Wuryanto, di pendapa Muda Graha usai mengikuti Hari Keluarga Nasional (HARGANAS)  secara virtual, Kamis (7/7/2022) menyatakan optimis bisa menekan angka stunting di wilayahnya hingga kurang dari yang ditargetkan itu, bahkan bisa zero stunting pada 2030 mendatang.  Untuk menekan angka stunting, wabup Hari Wuryanto mengaku menerapkan sejumlah strategi antara lain selalu berkoordinasi dengan semua lini hingga menghambat masyarakat yang akan melakukan pernikahan dini.

“Kita selalu berkoordinasi dengan semua pihak yang ada termasuk dari dinas-dinas terkait, termasuk dengan ibu-ibu PKK yang mereka tau persis dengan kondisi anak-anak dan ibu hamil. Seluruh komponen yang ada termasuk dari kementerian agama, dari dinas terkait, kita selalu berkoordinasi. Sehingga mereka yang mau menikah pun kita sudah awasi, karena stunting itu awalnya dari pernikahan, termasuk kita hambat untuk pernikahan dini”, katanya.

Wabup Madiun meminta    seluruh warganya ikut mendukung program penurunan stunting. Dukungan itu  bisa diwujudkan antara lain dengan memanfaatkan tanah pekarangan untuk beternak dan menumbuhkan tanaman pangan guna meningkatkan gizi keluarga. Permintaan itu juga sebagai tindak lanjut ajakan  presiden Joko Widodo pada peringatan Harganas tahun ini.

“ Saya mengajak seluruh bupati, utamanya walikota untuk memanfaatkan lahan-lahan sekecil apapun untuk menanam, untuk berproduksi kebutuhan pangan sehari-hari. Jangan sampai ada lahan kosong. Manfaatkan untuk asupan gizi anak kita”, kata presiden Joko Widodo.

Perlunya pemenuhan gizi itu karena anak-anak sekaranglah yang akan menentukan wajah Indonesia ke depan. Jika anak-anak Indonesia cerdas, sehat jasmani dan rohaninya, akan mudah bagi Indonesia untuk bersaing dengan bangsa-bangsa lain.  Pada Harganas tahun 2022, ada satu putra Madiun yang berhasil memperoleh tanda kehormatan Satya Lencana Wirakarya bersama 12 putra-putri terbaik lainnya dari seluruh Indonesia, yaitu atas nama dr. Muhammad Nur, SPOG, MM., ketua tim PKBRS RSUD Madiun. (Haryo) 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar