Heboh Surat 'Peringatan Perang', Polisi Sudah Kantongi Identitas Pelaku

KBRN, Magetan: Warga kelurahan Selosari Kecamatan/Kabupaten Magetan menerima teror surat kaleng bertuliskan ‘peringatan perang’, pada Minggu (3/7/2022). Kejadian tersebut lantas dilaporkan warga ke Polres Magetan.

Kapolres Magetan, AKBP Yakhob Silvana Delareskha mengatakan pihaknya telah berhasil mengidentifikasi pelaku penyebar surat kaleng di 3 titik tersebut. Dari rekaman CCTV diidentifikasi bahwa pelaku berjenis kelamin laki-laki dengan rentang usia 35-40 tahun. Saat ini tengah dilakukan penguatan data.

“Kalau pelakunya menurut saksi-saksi yang kita mintai keterangan itu seorang laki-laki. Ciri-cirinya kita sudah dapat nanti kita kuatkan penyelidikan untuk memastikan. Usia sekitar 35-40 tahun, kita sudah ketemukan kecurigaan nanti kita kuatkan datanya,” papar AKBP Yahkob.

Surat kaleng berisi peringatan perang itu kali pertama ditemukan di sebuah pangkalan elpiji. Wiwid, salah seorang pekerja di tempat itu mengatakan bahwa surat itu ditemukan oleh juragannya Wiwik, pada Minggu (3/7/2022). Menerima surat itu, Wiwid dan pekarja yang lain mengamatinya. Pada amplop berwana putih tertulis bahwa surat itu ditujukan kepada warga Magetan. Adapun isi surat itu tentang peringatan perang yang juga mencantumkan alamat blog.

Setelah dicek, dalam laman tersebut terdapat tulisan Peringatan Perang dan Pedoman Penyelesaian diikuti dengan tulisan Risalah Jihad. Saat diklik salah satu risalah jihad terdapat link YouTube yang berisikan soal vaksin dan penyakit Covid-19. Juga tercantum sejumlah naskah ceramah.

Saat disinggung mengenai indikasi terorisme, kapolres hanya dapat menegaskan bahwa aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan. AKBP Yakhob juga menghimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh ajakan-ajakan yang menimbulkan kerusuhan.

“Kita belum bisa menyimpulkan ini teroris atau orang dengan gangguan jiwa, kita belum tahu. Himbauan kami kepada masyarakat untuk tenang, ajakan perang itu saya rasa suatu hal yang tidak mungkin terjadi di negara ini,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar