PMK Jelang Idul Adha, Magetan Dapat Bantuan Tenaga Mahasiswa

KBRN, Magetan: Menjelang Idul Qurban ditengah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pemerintah Kabupaten Magetan menyiapkan segenap kekuatan baik untuk penanganan hewan ternak serta pemberian pemahaman kepada masyarakat. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan Nur Haryani mengatakan, selain menambah dokter hewan dan petugas teknis lainnya, pemkab juga akan dibantu oleh tim pengabdian masyarakat FKH Universitas Airlangga dan mahasiswa Universitas Brawijaya.

“Petugas teknis yang kami punyai dibantu oleh mahasiswa juga yang datang dari Unair dan unibraw kita optimalkan semua potensi yang ada,” kata Nur Haryani, Minggu (3/7/2022).

Tercatat ada 18 tim pengabdian masyarakat FKH Universitas Airlangga dan 680 mahasiswa Peternakan Universitas Brawijaya. Nur Haryani menambahkan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabuoaten Magetan saat ini hanya memiliki 16 tenaga vaksinator sehingga bantuan tersebut akan sangat membantu pemerintah daerah dalam penanganan PMK.

Pemerintah Kabupaten Magetan telah mendapat kuota vaksin dari pemerintah sebanyak 2.500 dosis dan melaukan vaksinasi sapi mulai Hari Seini (27/6/2022) kemarin. Data dari Dinas Peternakan dan  Periknan Kabupaten Magetan sebanyak 2.044 ekor sapi dunyatakan positif PMK 1.009 diantaranya sembuh dengan upaya pemberian ramuan tradisional dari empon empon oleh peternak, 14 ekor sapi mati karena PMK dan 8 ekor dipotong paksa karena PMK.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar