Walikota Madiun Pastikan Tak Ada Perpanjangan Waktu Pendaftaran PPDB SD-SMP Negeri

KBRN, Madiun : Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SD dan SMP Negeri di Kota Madiun resmi berakhir pada 22 Juni lalu. Tidak jauh berbeda dengan tahun lalu, masih ada bangku kosong di sejumlah sekolah karena tidak terisi dalam PPDB jalur zonasi online kali ini.

Berdasarkan rekapitulasi di laman PPDB Madiun Kota pada Jum’at sore (24/6/2022), jumlah pendaftar jalur zonasi SMP 1.422 siswa, 63 diantaranya berasal dari luar kota. Sementara pagu yang disediakan 1.590 kursi di 14 SMP Negeri. Artinya, masih ada 168 bangku kosong. Sedangkan jenjang SD Negeri, pendaftar jalur zonasi 1.567 siswa dari pagu 2.046 siswa atau masih kurang 479 siswa.

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun, Lismawati mengatakan, sisa bangku kosong dibiarkan sesuai apa adanya. Sebab, tidak ada perpanjangan waktu pendaftaran atau tidak ada gelombang kedua.

“Ya cukup nggak ada perpanjangan. Sebenarnya orang tua sudah kami edukasi bahwa semangat zonasi itu semua sama. Bahkan dari pendidik pun sudah kami samakan, tidak ada yang lebih ekslusiv. Kemudian dari sisi sarana-prasarana juga sudah sama, namun merubah maindset masyarakat ini yang sulit,” ujarnya, Jum’at (24/6/2022).

Sementara itu Walikota Madiun, Maidi mengakui, masyarakat masih memiliki stigma sekolah favorit. Sehingga sekolah yang berada di pinggiran kota, kalah bersaing dalam hal mendapatkan peserta didik baru. Karena itu ia akan melakukan pengkajian, karena permasalahan kekurangan siswa itu terjadi hampir setiap tahun.

“Yang jelas tidak ada perpanjangan pendaftaran PPDB. Sebenarnya sekolah favorit itu tidak ada, tinggal kemampuan anak itu untuk belajar, diawasi guru dan orang tua. Jadi saya pastikan semua sekolah di Kota Madiun itu sama,” ujarnya.

Setelah pendaftaran PPDB ditutup, berikutnya calon peserta didik bisa mengetahui statusnya diterima atau tidak pada Senin (27/6/2022). Tahap selanjutnya, peserta yang diterima wajib daftar ulang ke sekolah penerima mulai 29 Juni hingga 1 Juli. Dalam PPDB jalur zonasi kali ini, ada sejumlah sekolah yang tidak bisa memenuhi jumlah pagunya. Terutama di wilayah pinggiran kota. Seperti jenjang SMP berada di SMPN 8, 9, 10, 12, dan 14. Sementara untuk wilayah perkotaan, rata-rata sudah memenuhi pagu. Sedangkan untuk jenjang SD, diantaranya di SDN Sukosari, SDN 02 Winongo, SDN 02 Kartoharjo dan SDN 01 Kanigoro.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar