Kopdar Relawan Ambulans Magetan, Pertemukan Antar Relawan dan Pemkab

KBRN, Magetan: Relawan 24 Jam menginisiasi acara kopi darat driver dan relawan ambulans kabupaten Magetan bertempat di Randugede Hidden Paradise pada Kamis, (26/5/2022) pagi. Acara dengan tujuan menghimpun seluruh potensi relawan yang memiliki armada ambulans ini diikuti oleh sedikitnya 20 lembaga sosial dan kemanusiaan.

Kopi darat tersebut turut mengundang Bupati Magetan beserta pimpinan OPD yang bersinggungan langsung dengan kegiatan relawan antara lain Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RSUD Sayidiman dan Kalaksa BPBD Magetan. Kehadiran para tamu undangan tersebut untuk mendengar dan memberi solusi terhadap permasalahan-permasalahan yang dialami para relawan saat bertugas sehari-hari.

Ketua Relawan 24 Jam, Setyo Budi Hariyanto ,mengungkapkan selain memecahkan kendala-kendala dilapangan, kopi darat tersebut menjadi sarana menyatukan para potensi relawan dalam satu wadah komunikasi agar para relawan dapat bersinergi dan saling mendukung utamanya saat terjadi kondisi darurat.

“Intinya kita saling berkomunikasi dan membentuk jaringan untuk membantu masyarakat. Harapan saya masyarakat yang sakit tidak usah memikirkan armadanya atau nyaternya seperti apa karena sudah ada yang membantu yaitu kami relawan-relawan kemanusiaan. Di Magetan ini ada lebih dari 30 relawan kemanusiaan untuk mobilisasi jika kita cari satu persatu, hari ini tadi yang hadir sekitar 20 lebih,” kata Hari.

Bupati Magetan, Suprawoto menyampaikan apresiasi kepada para relawan yang telah mendedikasikan hidupnya untuk kemanusiaan. Untuk meningkatkan kemampuan para relawan dalam menangani kedaruratan, serta sesuai permintaan para relawan dalam diskusi, akan disusun program-program pelatihan sesuai tupoksi OPD masing-masing.

“Yang diminta tadi kan pelatihan, nanti saya minta BPBD mengadakan pelatihan dengan materi macam-macam mulai dari keselamatan pengemudi kemudian bagaimana menangani pasien jika ada kedaruratan. Kita juga punya dokter spesialis kan nanti bisa memberi pelatihan karena ada usulan dari teman-teman agar tidak asal angkut misalnya ada kecelakaan dan selalu menggunakan prosedur yang tepat,” ujar Suprawoto.

Suprawoto berharap sinergi baik antar lembaga relawan serta antara lembaga relawan dengan pemerintah dapat terus terjalin sehingga manfaat positif dapat dirasakan oleh masyarakat.

“Saya berterima kasih kepada relawan yang telah mendedikasikan diri untuk tugas yang mulia ini mari kita bersinergi karena dengan bersinergi kita akan semakin maksimal,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar