Komisi III DPRD Minta Pemkot Madiun Perhatikan Kondisi TPST

KBRN, Madiun: Komisi III DPRD Kota Madiun mendorong pemkot dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memperhatikan kondisi tempat pengelolaan sampah terpadu (TPST) agar tidak terkesan kumuh. Salah satunya TPST di Jalan Kapten Saputro.

Anggota Komisi III DPRD, Rina Haryati meminta keberadaan TPS di sekitar pemukiman warga tidak membuat masalah baru. Justru dibuat indah agar warga sekitar maupun yang melintas, nyaman serta tidak bau. Apalagi letaknya pun berada di pinggir jalan.

“Kota Madiun itu harus cantik, bersih, indah dan sehat. Makanya termasuk TPS itu juga diperhatikan. Kami ingin konsep pembangunan dari DLH kedepan semakin cantik dan sejajar indah dengan pemukiman di sekitarnya,” pintanya usai mengikuti sidak di TPST Kapten Saputro, Selasa (24/5/2022).

Sidak: Anggota Komisi III DPRD, Rina Haryati meminta pemkot memperhatikan kondisi TPST agar tidak terkesan kumuh.

Menanggapi hal itu, Kepala DLH, Agus Siswanta menyatakan, kelanjutan pembangunan TPST Kapten Saputro kemungkinan akan diusulkan pada perubahan anggaran keuangan (PAK) tahun ini. Menurutnya, bangunan yang ada saat ini belum tuntas, karena sebelumnya menyesuaikan anggaran yang terbatas.

“Dulu itu kan dananya memang terbatas sehingga proyeknya menggunakan sistem penunjukan langusung (PL) karena dananya hanya Rp200 juta. Itu pun bisanya hanya membuat landasan sama pelebaran menggunakan tanah aset PDAM. Seandainya dapat lagi (anggaran.red) nanti di PAK, ya bangunan itu dilanjutkan,” terangnya.

Agus menyebut, untuk melanjutkan pembangunan TPST di Jalan Kapten Saputro itu, kemungkinan masih memerlukan anggaran sekitar Rp200-an juta. Konsepnya hampir sama seperti TPS Mayjend Sungkono. Yakni diberi atap sehingga kontainer bisa masuk. Tujuannya untuk menghilangkan kesan kumuh karena berada di pinggir jalan.

“Jadi nanti kontainernya nggak kelihatan. Mudah-mudahan dapat anggaran di PAK,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar