Gelar Sidak, DPRD Kota Madiun Akui Pembangunan Proyek Alami Surplus

KBRN, Madiun: Sejumlah pekerjaan proyek infrastruktur di Kota Madiun menjadi sasaran inspeksi mendadak (sidak) Komisi III DPRD, Selasa (24/5/2022). Di antaranya paket proyek pembangunan saluran Jalan Mayjend Sungkono-Sriti, pembangunan saluran Jalan Mayjend Sungkono-Ahmad Yani dan Pembangunan jalan pelengkap jalan Kolonel Marhadi-Jendral Sudirman-Bogowonto.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Madiun, Winarko mengatakan, hasil sidak kali ini dewan mengapresiasi kinerja OPD terkait dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR). Mengingat progres pekerjaan di lapangan on schedule, bahkan mengalami surplus. Hanya, dewan merekomendasikan untuk pembangunan saluran sebelum ditutup atau dibuat trotoar, hendaknya dilakukan normalisasi terlebih dulu.

“Progresnya sudah bagus dan kualitas material juga baik,” ujarnya.

Sementara itu Kepala DPUPR, Suwarno berjanji akan menindaklanjuti rekomendasi dari dewan. Salah satunya terkait presisi maupun perapian infrastruktur agar terkesan rapi. Suwarno menyebut untuk pembangunan saluran Jalan Mayjend Sungkono nantinya multi fungsi. Selain untuk pedestrian juga sebagai pengendali banjir.

Sidak : Komisi III DPRD Kota Madiun terjun ke lapangan untuk melakukan sidak proyek fisik, Selasa (24/5).

“Yang jelas ini on progres. Jadi itu sifatnya paket-paket ya, sehingga selesainya nggak semua. Saya yakin sebelum selesai kontrak, sudah tuntas semua. Kemudian dari sisi kualitas, kita kan langsung pabrikan, nanti tinggal dari PU itu terkait kuantitas dan perapian itu,” ungkapnya.

Seperti diketahui proyek pembangunan saluran di jalan Mayjen Sungkono-Sriti dikerjakan CV Portalraya dengan nilai kontrak Rp2,9 Miliar. Dari target 31,72 persen saat ini telaksana 34,60 persen atau surplus 2,88 persen. Selanjutnya.pembangunan saluran jalan Mayjen Sungkono-Ahmad Yani dikerjakan CV Sarana Karya Manungunggal dengan nilai kontrak Rp1,8 miliar. Progresnya pun mengalami surplus 39,61 persen, dari target 23,92 persen, terlaksana 63,53 persen.

Berikutnya pembangunan jalan pelengkap jalan Kolonel Marhadi-Jendral Sudirman-Bogowonto dikerjakan CV Sahabat Kerdja dengan nilai kontrak Rp3,7 miliar. Progresnya saat ini mencapai 17,76 persen dari target 7,12 persen atau surplus 10,64 persen. Selain di tiga lokasi itu, Komisi III DPRD juga melakukan sidak di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Jalan Kapten Saputro dan pabrik pengolahan tahu di Banjarejo yang limbahnya dikeluhkan warga.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar