Sabar! Suhu Panas Masih Berpotensi Sampai Akhir Mei

KBRN, Madiun: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut fenomena suhu panas terik yang terjadi akhir-akhir ini dirasakan oleh sebagian masyarakat di sejumlah wilayah di Indonesia, berlangsung hingga akhir bulan Mei 2022 ini.

"Kondisi suhu udara permukaan panas terik di sebagian wilayah Indonesia diprakirakan masih dapat terjadi hingga akhir bulan Mei ini," kata Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) Muda Stasiun geofisika kelas III Sawahan Nganjuk, Setiyaris, Selasa (17/5/2022).

Setiyaris menjelaskan secara umum wilayah terdampak yang masih dapat berpotensi terjadi suhu panas adalah di Sumatera bagian selatan, sebagian besar Jawa, Bali hingga Nusa Tenggara. Dimana kisaran suhu maksimum antara 32-35 derajat celsius masih dapat terjadi di wilayah tersebut. Sementara di wilayah Jawa Timur, suhu tertinggi tercatat di stasiun maritime Tanjung Perak pada suhu 36 derajat celcius.

“Jawa Timur khususnya, suhu tertinggi dicatat oleh stasiun Maritim Perak tercatat 36 derajat celcius,” lanjutnya.

Suhu permukaan yang panas terik saat ini dipicu beberapa factor yaitu posisi semu matahari saat ini sudah berada di wilayah utara ekuator yang mengindikasikan bahwa sebagian wilayah Indonesia akan mulai memasuki musim kemarau (beberapa wilayah sudah mulai masuk awal kemarau, dan sebagian lainnya masih periode transisi atau pancaroba).

"Dimana tingkat pertumbuhan awan dan fenomena hujannya relatif berkurang, sehingga kondisi cuaca cerah pada pagi menjelang siang hari masih cukup mendominasi," pungkasnya.

Pemicu selanjutnya adalah dominasi cuaca yang cerah dan tingkat perawanan yang rendah tersebut dapat mengoptimalkan penerimaan sinar matahari di suatu wilayah, sehingga menyebabkan kondisi suhu yang dirasakan oleh masyarakat menjadi cukup terik pada siang hari.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar