HKTI Diminta Kian Berperan Bantu Petani

KBRN, Madiun :  Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) berperan dalam membantu pemerintah agar para petani bisa mengakses segala yang dibutuhkan sehingga berhasil meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan. Ketua DPC HKTI Kabupaten Madiun, Hari Wuryanto, usai melantik ketua PAC  HKTI dari 15 kecamatan di Pendapa Joglo Sendangrejo (18/05/2022) meminta, HKTI di masing-masing kecamatan mampu  mengedukasi para petani dan membantu mencarikan solusi yang mereka hadapi.  Ia mencontohkan, seperti saat ini, para petani di kabupaten Madiun banyak yang kesulitan mendapatkan pupuk untuk menyuburkan tanamannya.  Oleh karena itu, pihaknya memberikan rekomendasi kepada pemerintah untuk menyelesaikan hal yang dihadapi para petani tersebut.

“Termasuk saat ini, kendala-kendala yang dihadapi salah satunya kelangkaan pupuk. Ini juga temen-temen HKTI  punya tanggung jawab supaya membantu ke depan memberikan rekomendasi kepada pemerintah, hal-hal yang dihadapi para petani ini bisa segera terselesaikan”, katanya. 

Sederet permasalahan pertanian masih menantang untuk diselesaikan. Selain kelangkaan pupuk, sektor pertanian masih menemui kendala semakin langkanya tenaga kerja sehingga mekanisasi di bidang pertanian perlu segera ditingkatkan.  Belum lagi masalah anjlognya harga hasil pertanian saat panen, masalah  irigasi dan beredarnya pestisida, insektisida, herbisida dan fungisida  palsu yang merugikan para petani. Dibentuknya Pengurus Anak Cabang (PAC) HKTI di tingkat kecamatan,  menurut Hari Wuryanto diharapkan bisa membantu petani meningkatkan kesejahteraannya, karena mereka tahu persis kondisi yang ada di lapangan.  Dan setelah dilantik, diharapkan PAC HKTI di masing-masing kecamatan itu segera membentuk forum guna menyelesaikan permasalahan pertanian.

“Kita berharap HKTI membentuk forum supaya nanti permasalahan termasuk masalah pupuk kita bisa berinovasi bagaimana pupuk itu bisa mungkin kalau saat ini organik kita akan tingkatkan, karena ke depan kita butuh hasil produksi itu, hasil yang sehat bagi kita semua”, kata ketu DPC HKTI Kabupaten Madiun.

Sementara untuk mengatasi semakin langkanya tenaga kerja manusia di bidang pertanian, HKTI sebagai ormas akan memberikan rekomendasi tentang pentingnya peningkatan teknologi pertanian sesuai kebutuhan. HKTI juga memandang perlu mengedukasi generasi muda bahwa menekuni bidang pertanian juga bisa memberikan hasil.   (Haryo) 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar