Hadapi Hepatitis, Dinas Pendidikan Minta Sekolah-sekolah Siaga

KBRN, Ponorogo : Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo bergerak cepat menyikapi surat edaran dari Dinas Kesehatan setempat terkait persebaran virus hepatitis akut di sejumlah daerah di Indonesia. Lembaga pendidikan diminta lebih waspada dan segera mengambil tindakan saat menjumpai siswanya kurang sehat.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo, Nurhadi Hanuri mengatakan surat edaran tersebut sudah dikirimkan di ke masing-masing satuan pendidikan.

“Sudah, surat itu langsung kami tindak lanjuti. Karena ini sangat penting,” kata Nurhadi, Selasa (17/5/2022).

Dalam surat edaran itu, Nurhadi menghimbau agar sekolah lebih berhati-hati. Khususnya, jika muncul permasalahan terkait gejala hepatitis. Baik di tingkat TK, SD maupun SMP.

Mengingat, persebaran virus yang diduga menyerang saluran cerna dan pernafasan itu banyak menjangkiti anak-anak.

“Sekolah dan orang tua harus lebih waspada. Jika ada gejala, langsung hubungi tenaga kesehatan setempat,” katanya.

Terkait permintaan khusus, sosisalisai dari Dinas Kesehatan untuk sekolah sekolah Nurhadi mengaku masih menunggu perkembangan berikutnya. Menurutnya, langkah tersebut seharusnya dilakukan Dinas Kesehatan tanpa harus menunggu permintaan dari Dinas Pendidikan.

“Kami belum ada permintaan khusus ke dinkes. Itu yang kita tunggu. Yang penting kami sudah koordiansi dengan sekolah,” tegasnya.

Saat ini, sedikitnya ada 796 lebih lembaga sekolah di wilayah kerja Dinas Pendidikan Ponorogo dari tingkat PAUD/TK, SD,SMP, baik negeri maupun swasta.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar