Kejaksaan Periksa Mantan Dirut PD. BPR Kota Madiun

KBRN, Madiun: Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun kembali memeriksa enam orang saksi atas perkara dugaan penyimpangan penyaluran kredit usaha di PD. BPR Bank Daerah Kota Madiun, Selasa (17/5/2022). Enam orang saksi yang diperiksa, termasuk diantaranya mantan Direkrut Utama (Dirut) PD. BPR, Ahmadu Malik Dana.

Ahmadu mengatakan, pihaknya diperiksa tim penyidik kejaksaan selama dua jam. Ada sejumlah pertanyaan yang disodorkan berkaitan dengan dugaan penyimpangan penyaluran kredit usaha fiktif tahun 2019 dengan nominal lebih dari Rp 1,4 miliar.

“Ya (Diperiksa.red) sebagai saksi terkait dugaan kesalahan prosedur kredit. Banyak hal tadi yang ditanyakan. Harapannya semoga saja kasus ini bisa segera terselesaikan dan terbuka,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Madiun, Akhmad Heru Prasetyo mengungkapkan, Ahmadu turut diperiksa karena penyidik ingin mengetahui tugas dan kewenangannya saat menjadi Dirut. Termasuk alur pemberian kredit usaha.

"Pemeriksaannya terkait tugas dan kewenangan dari masing-masing saksi. Kemudian penyaluran kredit itu sendiri dan bagaimana prosedur dan pelaksanaan saat menyalurkan kredit tersebut bisa dicairkan. Kita ketahui telah terjadi kredit macet dan ada beberapa penyimpangan yang dilakukan,” ungkapnya.

Sejauh ini sudah ada 12 saksi yang dimintai keterangan atas perkara di bank plat merah milik Pemkot Madiun tersebut. Tidak menutup kemungkinan, akan ada saksi lain yang turut diperiksa tim penyidik. Disatu sisi, penyidik akan terus menggali fakta dan alat bukti untuk mengungkap dalang dibalik perkara tersebut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar