Dua Siswa SMPN Ngawi Terkonfirmasi Positif Covid-19, PTMT Diganti Daring

KBRN, Ngawi : Akibat dua siswa SMPN 5 Ngawi terkonfirmasi positif Covid-19, Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) disekolah itu diberhentikan selama 14 hari. Pembelajaran di SMPN 5 Ngawi dilaksanakan secara daring (dalam jejaring).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi Sumarsono menyampaikan rasa prihatin ada dua siswa SMPN 5 Ngawi yang diketahui positif Covid-19. Sehingga PTMT SMPN 5 Ngawi diberhentikan sementara. Untuk pencegahan dan pengendalian, siswa yang satu gelar dan guru kontak erat dilakukan tracing.

“Semua siswa yang ada di SMPN 5 Ngawi PTMT-nya diberhentikan sementara, dan pembelajaran dilaksanakan secara daring di rumah masing-masing selama 14 hari. Dan langkah selanjutnya hasil kordinasi dengan Dinas Kesehatan, satu kelas yang 8H tempat anak itu positif, sejumlah 32 di tracing semua. Ya beberapa guru pengajar diinformasi di tracing juga“kata Sumarsono.

Sub Kordinator Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi Joko Marwanto menyampaikan varian Covid-19 belum diketahui. Sejauh ini, sampel hasil tracing dikirim ke Laboratorium di Surabaya. Diperkirakan proses pemeriksaan sampel lebih dari dua minggu, karena yang membutuhkan pemeriksaan tidak hanya dari Ngawi, ada juga dari daerah lain.

“jadi yang diperiksa dengan hasil konfirmasi positif, CT-nya di bawah 30 oitu kita lakukan squencing gnol untuk mengetahui varian apa dari virus yang konfirmasi positif ini. Hari ini kita kirim ke Surabaya bersama yang lain, sehingga hasilnya masih menunggu sampai keluar sehingga kita tahun varian-varian yang ada di Ngawi sampai saat ini” ungkap Joko.

Joko menjelaskan merujuk pada Surat keputusan Bersama (SKB) empat Menteri, maka bila dicurigai potensi terjadi klaster penyebaran Covid-19 maka pembelajaran sekolah dilaksanakan secara daring selama 14 hari kedepan.(mk/Sof)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar