Bupati Ahmad : Kita Upayakan Honorer Jadi Pegawai P3K

KBRN,Madiun : Adanya kebijakan pemerintah pusat yang akan menghapus keberadaan tenaga honorer mulai tahun 2023, Pemerintah Kabupaten Madiun berencana mengangkat tenaga honorer sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K).

“Kita hitung kemampuan keuangan daerah, nantinya kita upayakan tenaga honorer ini bisa diajukan sebagai P3K semuanya,” kata Bupati Madiun, Ahmad Dawami Rabu (26/1/2022).

Bupati Ahmad Dawami meminta agar semua organisasi perangkat daerah tidak lagi mengangkat tenaga honorer baru. Terlebih mulai tahun depan pemerintah pusat sudah memberlakukan penghapusan tenaga honorer.

“Agar semua tenaga honorer dapat diangkat sebagai P3K, OPD jangan nambah lagi agar kami mampu mengakomodir semuanya,” ujarnya.

Bupati Ahmad Dawami mengungkapkan  pengangkatan tenaga honorer menjadi P3K menjadikan kesejahteraan mereka meningkat dari sebelumnya. Tak hanya itu, ada kesetaraan antara PNS dan P3K sebab sama-sama menjadi aparatur sipil negara Pemkab Madiun.

“Pemikiran saya dari awal harus ada kesetaraan disini.Makanya ketika muncul P3K baik itu guru, non guru, medis dan lainnya maka saya sangat sepakat karena butuh ada kesetaraan,” jelasnya

Para tenaga honor nantinya akan diupayakan masuk sebagai P3K sebelum tahun 2024. Dengan demikian pegawai honor setelah diangkat menjadi p3K menjadi nyaman bekerja di instansi pemerintah.

Bupati Ahmad Dawami juga meminta tenaga honor terus bekerja maksimal dan tetap mempertahankan kinerjanya. Pasalnya Kaji Embing optimis seluruh tenaga honor dapat diakomodir diangkat sebagai P3K.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar