Rakor Penyaluran Pupuk Subsidi Tahun 2022 Ponorogo, Penyaluran Diharapkan On-Schedule

KBRN, Ponorogo : Rapat koordinasi penyaluran pupuk subsidi tahun 2022 untuk Kabupaten Ponorogo digelar, Rabu (26/1/2022) yang diikuti Dinas Pertanian, Kepolisian, Kejaksaan, distributor dan pengecer resmi pupuk serta produsen pupuk PT Petrokimia Gresik.

Plt Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispertahankan) Ponorogo, Andi Susetyo mengatakan, alokasi pupuk Kabupaten/Kota untuk Jawa Timur sudah ditetapkan oleh Gubernur Jawa Timur. Selanjutnya, ditindaklanjuti dengan diterbitkannya surat keputusan (SK) Bupati Madiun. Disebutkan Andi, dari hasil rakor tersebut diaharapkan penyaluran pupuk dapat dilakukan sesuai jadwal dan alokasi yang telah ditetapkan.

“Yang kita harapkan alokasi yangg ditetapkan ini dibreakdown dan tetap bisa tersalurkan tepat secara waktu dan sesuai dengan alokasi. Meskipun alokasinya jauh dari real kebutuhan petani, tapi adanya itu ya sudah, “ kata Andi.

Pihaknya juga mengimbau kepada distributor segera menindaklanjuti surat dari distributor pupuk, untuk mendistribusikan kebutuhan minimal petani pada bulan Januari ini.

Kepala SPDP Pertrokimia Gresik Wilayah kerja Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Pacitan, Ponorogo dan Madiun, Muhammad Fajar Ismail mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan sejumlah langkah  antisipasi terkait  beberapa keterbatasan kemampuan pemerintah dalam anggaran di tahun 2022, yang diawali dengan penguatan komunikasi semua unsur Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3), distributor, kios resmi pengecer PT Petrokimia Gresik.

Fajar menjelaskan Kabupaten Ponorogo mendapatkan alokasi pupuk bersubsidi dari pemerintah sebanyak 62.731 ton atau 42,01 persen dari pengusulan e-RDKK sebanyak Rp 149.312 ton. Jumlah tersebut terdiri dari tiga jenis pupuk. Yakni pupuk Urea (27.436 ton), pupuk NPK (13.880 ton) dan pupuk organik (21.415 ton). Jumlah alokasi pupuk bersubsidi 63.731 ton itu, merupakan realisasi pengusulan dari elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) yang telah diusulkan. 

“Kami berharap, seluruh distributor resmi yang ditunjuk oleh PT Petrokimia Gresik yang berada di Kabupaten Ponorogo  untuk senantiasa aktif melakukan koordinasi. Kami mengapresiasi kerja kerads bapak ibu semua para distributor dan kios. Pengurangan alokasi pupuk subsidi memang ini menjadi tantangan bagi kita,” kata Fajar.

Penandatanganan kerjasama penjualan dari alokasi yang telah ditetapkan telah dilakukan oleh distributor 5 perusahaan dan seluruh kios yg ada di kabupaten Ponorogo.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar