RSUD Kota Madiun Siapkan IGD Khusus Pasien Covid-19

KBRN, Madiun: Kasus aktif covid-19 di Kota Madiun menunjukkan trend peningkatan. Menyikapi hal itu, RSUD Kota Madiun telah menyiapkan Instalasi Gawat Darurat (IGD) khusus, untuk pasien terkonfirmasi. Pun juga menyiapkan satu bangsal Dahlia berkapasitas 16 Tempat Tidur (TT) untuk rawat inap pasien positif covid-19.

Direktur RSUD Kota Madiun, dr. Agus Nurwahyudi mengatakan, dengan adanya IGD khusus, maka pasien yang terkonfirmasi baik berdasarkan rapid tes antigen maupun swab tes PCR tidak lagi melalui IGD pasien umum.  Di IGD khusus tersebut disediakan lima TT, satu diantaranya untuk ibu hamil yang terkonfirmasi covid-19.

“Untuk IGD covid-19, kita mampunya cuma 5 bed. Yang jelas fasilitasnya kami sediakan AC, exhaust, CCTV dan alat-alat emergency serta oksigen sentral,” ujarnya, Rabu (26/1/2022).

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun, dr. Denik Wuryani tidak menampik adanya peningkatan kasus covid-19 di wilayah setempat. Ini setelah ditemukannya pasien positif  omicron klaster BNI 46 Kantor Cabang Madiun. Namun demikian pemkot telah meminta rumah sakit rujukan maupun non rujukan untuk bersiap, jika kemungkinan terjadi ledakan kasus.

“Kalau covid-19 secara keseluruhan kita kan punya 3 rumah sakit rujukan, RSUD dr. Soedono, RSUD Kota (Sogaten) dan RSI. Nah ini mereka sekarang sudah bersiap. Disamping itu juga didukung dengan rumah sakit non rujukan lain yang juga menyediakan fasilitas untuk tempat isolasi,”.

“Kemudian kita juga menyiapkan Rumah Sakit Lapangan (RSL) di Wisma Haji, disana kita tata lagi, kita siapkan lagi. Musah-mudahan nggak terpakai semuanya,” tuturnya.

Terkait prediksi adanya lonjakan kasus covid-19 pada Februari-Maret, pihaknya meminta masyarakat tetap tenang dan dihimbau meningkatkan kewaspadaan. Penerapan protokol kesehatan dengan 5M tidak boleh kendor, sebagai upaya mencegah penyebaran covid-19.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar