Hari Gizi Nasional, Dinkes Ngawi Ajak OPD Ikut Kurangi Stunting

KBRN, Ngawi : Momentum Hari Gizi Nasional, Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam upaya mengurangi angka stunting. Hingga sekarang ini, angka stunting di Kabupaten Ngawi prevalensi sekitar 13 persen.  Sedangkan angka stunting nasional ditargetkan 14 persen pada tahun 2024.

Sub Kordinator Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi Ikhlas Karyanti menyampaikan dalam upaya pengurangan stunting dilakukan sejak remaja dengan minum tablet tambah darah. Ketika hamil, Dinas Kesehatan melakukan pendampingan khususnya bagi ibu hamil Kurang Energi Kronis (KEK). Pendampingan juga dilakukan dengan kegiatan “Nginceng Pawon” untuk mengetahui apa yang dikonsumsi serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Selain itu, pemerintah daerah setempat juga membuat kebijakan orang tua asuh untuk mengajak seluruh OPD terlibat dalam upaya pengurangan stunting.

“Yang pertama orangtua asuh, kemudian untuk lebih mengawasi lagi seribu hari pertama kehidupan. Jadi seribu hari pertama kehidupan itu dimulai saat ibu mulai hamil sampai bayi usia dua tahun“kata Ikhlas (25/1/2022)

Ikhlas Karyanti menyampaikan ada sebanyak 243 balita yang mendapat program orang tua berdasarkan SK Bupati Ngawi pada tahun 2021. Sedangkan di tahun 2022, rencana diusulkan sekitar 120 balita. Selain itu, beberapa kegiatan lain untuk mengurangi gizi buruk ataupun stunting antara lain IMD (Inisiasi Menyusu Dini), ASI Esklusif dan Makanan Pendamping-MP ASI serta Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA).(mk/Sof)

Foto/ilustrasi : google/net dok bone.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar