PTM 100 Persen Kota Madiun Ditunda, Ini Alasannya

KBRN, Madiun: Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen untuk siswa jenjang SD dan SMP di Kota Madiun yang sedianya dimulai pekan ini terpaksa ditunda. Ini dampak dari adanya klaster BNI 46 Kantor Cabang Madiun, yang mengakibatkan dua pelajar terpapar covid-19. Masing-masing satu siswa SD Muhammadiyah dan SMPN 2.

Walikota Madiun, Maidi mengatakan, penundaan PTM itu dilakukan sebagai bentuk kehati-hatian pemkot, agar penyebaran covid-19 di kalangan pelajar tidak meluas. Karenanya, untuk sementara waktu PTM dilaksanakan secara terbatas diikuti maksimal 50 persen siswa per kelas.

“Rencana anak sekolah yang mau PTM 100 persen, ya nanti dulu. 50 persen saja dulu, karena anak sekolah ada yang kena covid-19. Jangan sampai kasus iini menyebar ke sekolah, ini yang perlu kita antisipasi,” kata Maidi, Senin (24/1/2022).

Atas kejadian itu Maidi menghimbau masyarakat tetap tenang namun kewaspadaan perlu ditingkatkan. Penerapan protokol kesehatan tidak boleh abai. Selain itu Maidi juga meminta peran serta orang tua siswa dan lingkungan untuk bersama-sama mengawasi dan memberikan edukasi kepada anak-anak agar tetap disiplin menerapkan prokes. Selalu memakai masker ketika beraktifitas, manjauhi kerumunan dan rajin mencuci tangan.

“Prokes ini wajib, jangan sampai terlena. Ini bisa bahaya,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar