Magetan Terima Vaksin Booster

KBRN, Magetan: Pemkab Magetan melalui Dinas Kesehatan melaksanakan Kick Off Vaksinasi Covid-19 dosis lanjutan (booster) di Pendapa Surya Graha, Kamis (20/1/2022). Pada kick off kali ini Bupati dan jajarannya serta segenap anggota Forkopimda, tokoh agama, perwakilan profesi dan tokoh masyarakat menjadi simbol dimulainya vaksinasi bagi seluruh masyarakat Magetan. Bupati Magetan Suprawoto menjelaskan prioritas vaksin booster berdasarkan arahan presiden ialah kelompok rentan salah satunya lansia. Untuk itu dirinya mengimbau agar lansia bersiap menerima vaksin booster serta mendorong masyarakat yang belum menerima vaksin untuk segera memanfaatkan layanan vaksinasi yang disediakan baik oleh pemkab maupun lembaga yang ditunjuk.

“Semua harus vaksin yang belum segera, yang baru 1 segera vaksin dosis 2, khusus untuk lansia sudah kita siapkan vaksin booster-nya,” tegas Suprawoto.

Suprawoto menambahkan, syarat yang tercantum dalam Surat Edaran bernomor HK.02.02/II/252/2022 tentang Vaksinasi covid-19 Dosis Lanjutan, agar bisa melakukan vaksinasi booster untuk kelompok non lansia, kabupaten/kota harus mencapai cakupan dosis satu minimal 70 persen dan cakupan dosis satu lansia minimal 60 persen. Kabupaten Magetan sudah melampaui target tersebut sehingga mendukung Jawa Timur menjadi 1 dari 21 provinsi yang mendapat jatah vaksin booster.

“Saya terima kasih saat ini di Magetan untuk anak-anak sudah lebih dari 68%, orang tua atau lansia sudah lebih dari 70%, kemudian umum sudah lebih dari 84%. Ini menunjukkan Kabupaten Magetan masyarakatnya aware, sadar bahwa inilah cara kita melindungi diri, keluarga, saudara kita, tetangga dan masyarakat kita dari covid 19,” lanjutnya.

Selain vaksinasi, Bupati mengingatkan agar masyarakat memperketat protokol kesehatan mengingat varian omicron sudah menyebar di kabupaten tetangga dimana omicron merupakan varian yang penyebarannya sangat cepat.

Dikesempatan tersebut, ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Magetan, Noorbianto sebagai perwakilan profesi menilai kecepatan capaian vaksinasi di Magetan tidak lepas dari peran media dalam fungsi informasi.

“Kalau menurut kacamata saya sebagai ketua PWI Kabupaten Magetan, peran media dalam percepatan vaksinasi itu sangat besar. Artinya melalui laporan-laporan pemberitaan rekan media khususnya di kabupaten Magetan itu membentuk opini publik kaitan dengan fungsi dan manfaat vaksinasi yang akhirnya berdampak pada kepercayaan masyarakat terhadap vaksin,” kata pria yang akrab disapa Norik.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan enam merek vaksin yang disetujui untuk booster, yakni Sinovac-Coronavac, Pfizer, Astrazeneca, Moderna, Zifivax, dan Janssen.Vaksinasi boosterdilakukan melalui dua mekanisme; mekanisme Homolog, yaitu pemberian vaksin booster dengan menggunakan jenis vaksin yang sama dengan vaksin primer dosis lengkap yang telah didapat sebelumnya;  dan mekanisme Heterolog, yaitu pemberian vaksin booster dengan menggunakan jenis vaksin yang berbeda dengan vaksin primer dosis lengkap yang telah didapat sebelumnya.

Adapun panduan padanan vaksinheterolog yakni bagi penerima vaksin primer Sinovac dapat menggunakan setengah dosis Pfizer atau setengah dosis Astrazeneca sebagai booster.Sedangkan penerima vaksin primer Astrazeneca dapat menggunakan setengah dosis Moderna atau setengah dosis Pfizer.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar