Klaster BNI, 16 Orang Positif Covid-19

KBRN, Madiun: Pasien terkonfirmasi positif covid-19 klaster BNI 46 Kancab Madiun kembali bertambah. Dari sebelumnya tujuh orang, menjadi 16 orang. Penambahan 9 orang itu berdasarkan hasil tracing (pelacakan) dari 149 kontak erat yang dilakukan swab tes oleh petugas Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) setempat.

Walikota Madiun, Maidi mengatakan, pengembangan akan terus dilakukan. Termasuk terhadap nasabah yang melakukan kontak erat dengan karyawan BNI. Jika kembali kedapatan ada yang terkonfirmasi dari klaster BNI, maka bisa segera tertangani.

"Dari kontak eratnya dia dengan siapa saja ini yang akan kita kejar. Akan segera kita ketahui. Pola ini yang kita lakukan," ujar Maidi ditemui usai Musrenbang Kelurahan Patihan di lapak Sidodadi, Kamis (20/1/2022).

Sementara itu Kepala Dinkes-PPKB, dr. Denik Wuryani membenarkan ada penambahan sembilan pasien terkonfirmasi dari klaster BNI. Sedangkan bagi nasabah yang melakukan kontak erat dengan karyawan BNIselama seminggu terakhir sejak kasus ditemukan, dapat mengikuti swab tes PCR di puskesmas.

"Kalau kontak erat ya kita fasilitasi. Karena kita nggak bisa nyari satu per satu. Jadi dengan adanya penambahan kasus itu ya kita tracing lagi, kita kembangkan terus," ungkapnya.

Sementara itu dari sembilan kasus baru, klaster BNI tersebut didalamnya juga ditemukan ada penambahan siswa yang terkonfirmasi positif covid-19. Dari sebelumnya seorang siswa kelas 1 SD Muhammadiyah, kini disusul kakaknya, yang merupakan siswa kelas 7 SMPN 2, Kota Madiun. Keduanya merupakan anak dari salah satu karyawan BNI 46 Kancab Madiun. Karenanya, tracing pun juga dilakukan menyasar dua sekolah, termasuk siswa dan guru. Masing-masing dari SD Muhammadiyah dilakukan swab tes PCR terhadap 132 orang dan 40 orang dari SMPN 2. Kesemuanya dinyatakan negatif covid-19.

"Ya itu anak dari karyawan BNI yang kemarin itu," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar