Wabup Madiun Hadiri Seminar Nasional Hari Anti Korupsi Sedunia

KBRN, Madiun : Wakil Bupati Madiun, Hari Wuryanto menghadiri seminar nasional  memperingati hari anti korupsi sedunia, di Gedung Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur. Kegiatan tersebut, diselenggarakan oleh Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) Jawa Timur, Rabu (19/1/2022).

Seminar nasional mengambil tema Kepala Daerah Dalam Pusaran Korupsi,  menghadirkan dua keynote speaker yakni Ketua Watimpres sekaligus Ketua Penasehat GNPK Jenderal TNI (Purn)  Wiranto dan Wakil Gubernur Jawa Timur  Emil Elestianto Dardak. 

Wiranto menuturkan saat ini, jumlah korupsi sungguh luar biasa. Di awal tahun yang belum genap sebulan saja sudah terdapat dua kepala daerah yang tertangkap OTT KPK. 

Menurutnya  ada 6 faktor korupsi yang dilakukan kepala daerah yakni keserakahan, kesempatan dan ruang, kebutuhan, pengawasan, sanksi hukum, moralitas dan integritas. 

"Dari semua faktor yang ada, moralitas adalah kunci utama. Apabila moralitas sudah ada di kepala daerah maka lima faktor diatasnya dapat diatasi," ujar Wiranto.

Banyak kepala daerah yang terjebak dalam pusaran tersebut. Kondisi ini tidak dapat dibiarkan namun dicarikan solusi, padahal berbagai organisasi didirikan untuk menghentikan korupsi namun masih saja  banyak kepala daerah yang terjebak.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur ,Emil Elestianto Dardak mengapresiasi langkah GNPK dalam mengadakan sosialisasi mengenai korupsi di pusaran kepala daerah. 

Menurutnya suatu keprihatinan mengenai kasus korupsi di Indonesia utamanya pada kepala daerah dan dengan adanya kegiatan tersebut merupakan bentuk ikhtiar agar sebisa mungkin untuk tidak melakukan korupsi. 

"Korupsi yang paling banyak di Jawa Timur paling banyak adalah proyek fiktif," ujar orang nomor dua di Jawa Timur tersebut.

Wagub Emil mengajak seluruh kepala daerah agar bermitra dengan semua elemen untuk menanggulangi korupsi di daerahnya.

Mitigasi korupsi harus dilakukan untuk menekan angka korupsi serendah - rendahnya sebab korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang harus dihadapi dengan cara yang luar biasa dan melibatkan seluruh elemen masyarakat. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar