Dirut PD. BPR Bank Daerah Kota Madiun Diisi Plt

KBRN, Madiun: Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah (PD) BPR Bank Daerah Kota Madiun untuk sementara waktu diisi pelaksana tugas (Plt). Walikota Madiun, Maidi menunjuk Sugeng Mukti Wibowo sebagai Plt. Mandat itu menggantikan Ahmadu Malik Dana Logistia yang masa berlaku sebagai dirut sebelumnya habis per 28 Oktober 2021 lalu. Penunjukan langsung dilakukan Wali Kota Maidi di halaman kantor bank daerah setempat kemarin (17/1/2022). 

Maidi berharap besar dengan pimpinan sementara itu membawa perubahan kinerja bank daerah. Sembari menantikan dirut definitif yang masih perlu tahapan panjang melalui mekanisme assessment. 

"Definitif masih tes, setelah tes diangkat dan saya audit. Jika tidak bisa mengangkat bank daerah dengan baik di tengah jalan sebelum kontrak habis pun saya undurkan,’’ kata Maidi.

Dalam sambutannya, Maidi sempat menyoroti beban operasional bank daerah. Salah satunya gaji karyawan yang harus dikeluarkan dengan nominal Rp250 juta per bulan. Itung-itungannya untuk menggaji karyawan selama setahun butuh anggaran sekitar Rp3 miliar. 

"BPR harus professional, kita cek sangat memprihatinkan,’’ ucapnya.

Sementara itu, Maidi menyebut kontribusi bank daerah yang masuk ke pendapatan asli daerah (PAD) berkisar di angka Rp900 juta setahun. Menurutnya tantangan ke depan semakin berat dengan adanya pandemi Covid-19. Maidi berharap di tangan direktur sementara, bank daerah punya andil besar mendongkrak PAD. 

"Karena Covid-19, ya gimana lagi? Kalau nasabah tidak jualan juga tidak dapat uang, maka ditunggu dulu lah,’’ jelas wali kota.

Sementara itu pemkot telah menggelontor bank daerah dengan modal sejak awal mencapai Rp100 miliar. Wali kota menekankan modal itu semakin menipis jika kinerja bank daerah kurang menggembirakan.

"Tolong Pak Sugeng jangan main-main. Kalau modal semakin habis ini perkara,’’ pesan wali kota.

Sugeng Mukti Wibowo, Plt. dirut yang baru dilantik menyebut akan mengikuti arahan wali kota. Dia berjanji bakal menyelesaikan seluruh persoalan yang ada di bank daerah. Seperti diketahui, sebelumnya Sugeng menjabat sebagai direktur. Secara struktur organisasi posisi direktur berada di bawah dirut.

"Masalah kredit macet harus segera diselesaikan dan itu di bank manapun pasti risiko. Akan segera kami selesaikan,’’ pungkasnya. (Foto: Kominfo)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar